News

Warga Nawangan Pacitan Tertimbun Longsor Saat Mengalirkan Genangan Air Hujan

×

Warga Nawangan Pacitan Tertimbun Longsor Saat Mengalirkan Genangan Air Hujan

Sebarkan artikel ini
LONGSOR PACITAN
Kondi tanah longsor di Nawangan, pacitan. Foto Radar Pacitan

KITAINDONESIASATU.COM – Hujan lebat yang terus menerus mengguyur wilayah Pacitan sejak Sabtu (7/12/2024) hingga malam hari menyebabkan beberapa tempat longsor.

Salah satu tanah longsor yang menimbun warga terjadi di Dusun Katosan, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan bernama Wito meninggal tertimbun material tanah longsor.

Menurut informasi yang diperoleh peristiwa itu terjadi ketika korban melihat genangan air hujan dibelakang rumah tokonya, lalu bernisiatif mengalirkan genangan ke dalam selokan.

Namun nahan genangan air yang mengalir ternyata menyeret tebing yang di atas ambrol hingga menimpa korban yang berada di bawahnya.

Melihat peristiwa itu kerabat dan tetangga korban yang mengetahui peristiwa itu segera memberikan pertolongan dengan membongkar material longsor yang menguruk Witio, namun setelah berhasil di evakuasi korban sudah tidak tertolong lagi.

BERITA LAINNYA: Geger Tubuh Mengapung di Sungai Lorok Pacitan, Ternyata Seorang Lansia Kartimin

Diketahui korban sudah menghembuskan nafas terakhirnya saat tanah menimbuh sekujur tubuh korban, hingga kehilangan nyawa.

Longsoran tanah selain mengubur korban juga merusak bangunan tokok milik korban, kini warga dan perangkat desa bergotongroyong membersihkan poing-puing di sekitar tokok Wito.

Cuaca ektrem yang menimbulkan hujan di wilayah Pacitan lainnya juga melonsorkan tanah hingga menutup jalur Pacitan-Ponorogo di Desa Jerukteleng, Gedangan, Kecamatan Tegalombo.

Material tanah longsor hampir menutup sebagian badan jalan sehingga kendaraan harus melaju secara bergantian.

Terkait keamanan di jalan raya dan masyarakat Pacitan BPBD bersama UPT DPU Jatim Wilayah Pacitan terus memonitor titik-titik rawan longsor di sepanjang jalur tersebut.

Mereka juga telah menyiapkan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi material longsoran agar segera tertangani jika terjadi tanah longsor.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *