KITAINDONESIASATU.COM – Dua kapal tugboat, yaitu TB Bina 208 dan TB Carita, tenggelam di perairan Taboneo, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (5/12/2024).
KSOP Kelas I Banjarmasin menduga bahwa cuaca buruk menjadi penyebab utama kejadian ini, meskipun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Germas, mengungkapkan bahwa lambung kiri kapal TB Carita mengalami kebocoran sebelum kapal tersebut tenggelam.
“Penyebab kebocoran pada lambung kiri TB Carita masih kami selidiki melalui pemeriksaan kru. Sedangkan untuk TB Bina 208, kami sedang menyelidiki apakah cuaca buruk benar-benar menjadi penyebab utama tenggelamnya kapal tersebut,” kata Germas saat ditemui pada Jumat (6/12/2024).
Germas juga menambahkan bahwa KSOP telah mengeluarkan maklumat pelayaran untuk memberikan peringatan kepada kapal-kapal yang melintasi perairan Taboneo agar lebih berhati-hati.
“Kami mengimbau kepada seluruh kapal agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang sering terjadi. Jika cuaca sedang ekstrem, lebih baik menunda perjalanan dan berlabuh di tempat yang telah ditentukan,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar kapal-kapal yang beroperasi di perairan Taboneo mematuhi peta alur pelayaran serta titik berlabuh yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.
Saat ini, proses penanganan bangkai kapal sedang dilakukan bekerja sama dengan pihak pemilik kapal. Germas juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

