KITAINDONESIASATU.COM – Legislator DKI Jakarta mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI untuk segera melakukan pemetaan terhadap lokasi pohon rawan tumbang, terutama di jalan-jalan utama yang sering digunakan oleh masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya peristiwa pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin, seperti yang terjadi pada Senin (2/12/2024) di Jakarta.
Kevin Wu, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, menyarankan BPBD untuk bekerja sama dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI dalam pemetaan ini.
Tujuannya adalah untuk memperoleh data terkini yang bisa digunakan untuk langkah-langkah preventif seperti peremajaan pohon, pemangkasan, atau penanaman ulang pohon.
“BPBD perlu memastikan kolaborasi yang aktif dengan Dinas Pertamanan untuk menyusun rencana aksi cepat tanggap jika insiden serupa terjadi,” ujar Kevin dalam keterangannya, Selasa (3/12/2024).
Kevin juga menjelaskan bahwa pohon tumbang bisa terjadi kapan saja, bukan hanya karena cuaca ekstrem, tetapi juga karena banyak pohon tua yang akarnya melemah atau tidak dirawat secara rutin. Hal ini menyebabkan pohon tersebut tidak mampu menahan angin kencang.
“Ini harus menjadi momentum bagi Pemprov DKI untuk memperkuat tata kelola dan pemantauan pohon di seluruh wilayah Jakarta,” tambah Kevin.
Selain itu, Kevin juga menyarankan BPBD untuk memanfaatkan aplikasi Jakarta Kini (JaKi) dalam menyebarkan informasi peringatan dini berbasis data cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Peringatan dini ini harus disertai dengan langkah operasional, seperti menempatkan tim siaga di lokasi rawan pohon tumbang untuk memberikan respons cepat saat cuaca ekstrem.

