News

Dinasti Atut Longsor, Hanya Menyisakan Pilar di Tangsel

×

Dinasti Atut Longsor, Hanya Menyisakan Pilar di Tangsel

Sebarkan artikel ini
keluarga besar ratu atut di banten
foto istimewa

KITAINDONESIASATU.COM-Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, baik Bupati, Walikota, dan Gubernur Banten, dinasti Ratu Atut Chosiyah benar benar longsor dari kekuasaan eksekutif. Betapa tidak, dari empat keluarga Atut yang meju dalam pilkada, hanya Pilar Saga Ichsan yang masih bertengger sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.

Selain Pilar, trah Atut yang mencalonkan sebagai kepala dearah yaitu Airin Rachmi Diany maju sebagai Calon Gubernur Banten, Andika Hazrumy sebagai Calon Bupati Serang, dan Ratu Ria maju calon Wali Kota Serang.

Untuk diketahui, Banten merupakan daerah yang sarat dinasti politik setelah Ratu Atut dan keluarganya menduduki sejumlah posisi di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Salah satu anggota keluarga Ratu Atut yang pernah menduduki posisi kepada daerah adalah Andika Hazrumy. Ia menjabat sebagai Wakil Gubernur Banten pada 2017-2022. Selain itu, ada nama Pilar Saga Ichsan yang menduduki kursi Wakil Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2021-2024, dan Airin Rachmi Diany sebagai Wali Kota Tangsel 2011-2016.

Airin adalah adik ipar Ratu Atut, istri dari adiknya, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten berpasangan dengan Ade Sumardi. Keduanya maju Pilkada Banten dengan dukungan PDI-P, Golkar, PBB, PKN, Partai Buruh, Partai Ummat, dan Gelora.

Airin-Ade melawan Andra Soni-Dimyati Natakusumah, paslon yang didukung hampir semua partai yang tergabung dalam KIM Plus, yakni Gerindra, PKS, Demokrat, Nasdem, PKB, PAN, Golkar, PSI, dan PPP. Merujuk hasil quick count sejumlah lembaga survei, Airin-Ade tertinggal dari Andra-Dimyati.

Salah satuya quick count Charta Politik pada 27 Nopember 2024 yang menunjukkan, Airin-Ade meraup 42,48 persen suara, sementara Andra-Dimyati 57,52 persen. Charta Politika melakukan quick count menggunakan metode stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 300 TPS. Tingkat kepercayaan survei tersebut mencapai 99 persen dengan margin of error +/- 1 persen dan pembiayaan berasal dari Charta Politika.
Andika yang berstatus sebagai anak Ratu Atut maju sebagai Calon Bupati Serang berpasangan dengan Nanang Supriatna. keduanya maju Pilkada Serang setelah mendapat dukungan dari PKB, Golkar, PPP, PDIP, Demokrat, dan PKN. Andika-Nanang berhadapan dengan Ratu Rachmatu Zakiyah-Najib Hamas yang diusung Nasdem, PKS, PAN, Gerindra, Perindo, Garuda, PBB, dan PSI.

Berdasarkan hasil quick count Charta Politika yang bekerja sama dengan Kompas.com, Ratu-Najib unggul dengan perolehan 71,02 persen, sedangkan Andika-Nanang 28,98 persen. Hasil quick count tersebut didasarkan pada 200 sampel TPS dengan metode stratified random sampling. Tingkat kepercayaan quick count Charta Politika di Pilkada Serang mencapai 99 persen dengan margin of error +/- 1 persen dan dibiayai sendiri oleh lembaga survei ini.

Ratu Ria yang berstatus adik tiri Ratu Atut juga kalah di Pilkada Kota Serang setelah hasil quick count Indikator menunjukkan, Ria dan Subadri Ushuluddin hanya meraih 22,31 persen suara. Jumlah tersebut terpaut jauh dari paslon Budi Rustandi-Nur Agis Aulia yang memperoleh 60,28 persen.

Ratu Ria maju Pilkada Kota Serang dengan dukungan beberapa partai, yakni Golkar, PPP, PDI-P, PKB, Partai Demokrat, Partai Perindo, dan Gelora. Sementara Budi-Nur mendapat dukungan dari Gerindra, PKS, dan PSI.
Sedangkan yang masih bertahan yaitu Pilar Saga Ichsan sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. Ia mengeklaim telah menang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) 2024. Ketua Tim Pemenangan Nasional, Badrusalam menyebut, kemenangan itu diperkuat dengan hasil quick count internal. Dengan seluruh suara telah masuk, mereka menyatakan perolehan suara terbanyak di bandingkan dengan pasangan calon nomor urut 02, Ruhamaben dan Shinta Wahyuni Chairuddin. “Alhamdulillah, kita mendapatkan suara terbanyak. Selisih dengan tim 02 cukup jauh,” ujar Badrusalam, pekan lalu.
Berdasarkan hasil quick sementara, pasangan Benyamin-Pilar memperoleh 62,44 persen atau 353.930 suara. Sedangkan Ruhama-Shinta mendapatkan 37,56 persen atau 212.894. Sedangkan daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Tangsel sendiri, yaitu sebanyak 1.058.127 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *