News

Banjir Bandang di Desa Padasan Tuban, Akibat Tanggul Jebol

×

Banjir Bandang di Desa Padasan Tuban, Akibat Tanggul Jebol

Sebarkan artikel ini
banjir bandang tuban
Kondisi banjir di Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Sabtu (30/11/2024). foto: tangkapan layar

KITAINDONESIASATU.COM – Banjir melanda wilayah Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban hingga merendam beberapa desa yang berada di wilayah itu, Sabtu (30/11/2024).

Setidaknya ada empat desa yang berdampak banjir di wilayah Kecamatan Kerek antara lain Desa Padasan, Desa Temayang, Desa Jarorejo dan Desa Margomulyo.

Sementara desa yang terdampak paling para adalah Desa Padasan yang mengalami banjir bandang karena ada tanggaul yang jebol di desa tetangga.

Jebolnya tanggul menyebabkan menggenangi pemukiman penduduk, menggenangi jalan dan persawahan dan lingkungan rumah penduduk.

“Lokasi video di Desa Padasan, Kecamatan Kerek. Menurut info dari warga sekitar, padahal di lokasi video ini kemarin baru selesai ditanam jagung, tapi malah banjir 🥺,” tulis akun instagram info_tuban semari menyebut bajir terjadi hujan sejak siang dan Desa Margomulyo banjir.

BANJIR BANDANG DI MALANG SELATAN: Banjir Bandang Malang Selatan, Tanah Longor, Banjir Hingga Warga Terseret Air

Sementara Camat Kretet, Nanang Wahyudi seperti dilansir beritajatim.com mengungkapkan banjir terjadi lantara hujan di wilayah Montong yang tak dapat ditampung saluran pembuangan.

Karena saluran pembuangan meluber hingga menyebabkan kawasan pemukiman penduduk tergenang air.

“Iya, karena luapan air hujan dari wilayah Montong dan sekitarnya menjadikan saluran pembuangan air hujan tidak cukup sehingga meluber ke pemukiman warga,” jelas Nanang.

Saat ini pihak kecamatan bersama pemerintah desa telah turun ke lapangan untuk melihat perkembangan banjir yang terjadi.

Selanjutnya petugas juga melakukan penanganan sementara dan memastikan warga terdampat aman dan masih bisa di atasi untuk kondisi perumahan mereka.

Camat Kretek juga menghimbau warga yang tinggal di sekitar bantaran saluran air untuk tetap waspada, mengingat curah hujan di kawasan ini masih tinggi.

Warga juga seudah mendapatkan himbauan agar segera melaporkan ke pihak berwenang jika terjadi hal-hal keadaan darurat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *