KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) Tim Komisi XII ke Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi tantangan yang dihadapi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam, terutama di sektor pertambangan dan pertanian.
Sugeng mengungkapkan bahwa masyarakat setempat menghadapi dilema antara mempertahankan lahan pertanian atau memanfaatkan lahan tersebut untuk kegiatan pertambangan, seperti produksi pasir untuk batu.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar lahan di daerah ini merupakan lahan tadah hujan dengan kondisi yang kurang ideal untuk pertanian.
Meskipun ada potensi pertanian, banyak lahan yang justru digunakan untuk aktivitas ilegal, seperti galian tanah.
Akibat alih fungsi lahan ini, tanah yang seharusnya produktif terancam oleh aktivitas pertambangan.
Sugeng menyebut bahwa saat ini terdapat 12 lokasi pertambangan di Kabupaten Mojokerto yang sedang dalam proses perizinan, yang memicu dinamika sosial di masyarakat.
“Ada penolakan dari sebagian warga, meskipun ada juga yang mendukung,” ujarnya, seperti ditulis Parlementaria pada Sabtu, 30 November 2024.
Ia menambahkan bahwa pihaknya berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk warga, LSM, dan pemerintah daerah untuk mendapatkan perspektif yang lebih komprehensif.
Sugeng menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, terutama mengingat lahan pertanian semakin menyusut di tengah pertumbuhan populasi.
Hal ini berdampak pada produktivitas pertanian yang menurun.
“Diperlukan skema pengelolaan yang ideal untuk mengatasi masalah ini,” jelasnya.
Dalam konteks pemerintahan Prabowo, di mana swasembada pangan dan energi menjadi prioritas, Sugeng menegaskan pentingnya menjaga produktivitas lahan pertanian.
Jika lahan tidak dapat dipertahankan untuk pertanian, maka perlu ada alternatif pemanfaatan yang tetap mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial.
Sugeng memastikan bahwa Komisi XII DPR RI akan terus memantau situasi ini dan berkomitmen merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
“Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menemukan solusi terbaik bagi sektor pertambangan dan pertanian,” pungkasnya.- ***

