KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 39,41 poin atau 0,55 persen ke posisi 7.140,91 sore hari ini Kamis 21 November 2024.
Begitupun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,89 poin atau 1,02 persen ke posisi 866,22.
Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya menyebutkan bahwa bursa regional Asia cenderung bergerak mixed (variatif).
Selain itu, faktor lainnya yaitu pelaku pasar fokus menilai prospek suku bunga acuan dan mencermati pernyataan The Fed untuk sinyal dimana sebagian besar pasar masih mengharapkan penurunan sebesar 25 basis poin pada Desember 2024.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahan suku bunga BI Rate di posisi 6 persen.
Hal itu sebagai upaya untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak semakin tingginya ketidakpastian geopolitik dan perekonomian global.
Di antaranya dengan perkembangan politik di AS dan juga konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen pada 2024 dan 2025.
Pelaku pasar menilai kebijakan moneter yang dilakukan oleh BI merupakan sebuah mitigasi dari volatilitas nilai rupiah. Sehingga ini diharapkan menahan terjadinya aliran keluar modal asing dari pasar keuangan dalam negeri.



