KITAINDONESIASATU.COM – PT Pekebunan Nusantara I Regional 5 Kebun Kalitelepak, Glenmor Banyuwangi Jawa Timur boleh berbangga diri, karena terjadi kenaikan produksi tebu hingga 31 persen.
Hingga per bulan Oktober 2024 produksi gula perkebunan Kalitelepak Glanmor Banyuwangi mengalami kenaikan di banding produksi sebelumnya.
Dalam rilisnya, Kamis (21/11/2024) Manajer Kebun Kalitelepak, Khubul Wathoni Ahsani Taqwin mengungkapkan jika langkah menjadi bagian penting menuju cita-cita Swasembada Gula Nasional tahun 2028.
Dikatakan oleh Khubul Wathoni pada musim giling tahun ini menjadi momen gemilang dengan total produksi mencapai 429.445 ton tebu dari lahan seluas 5.896,5 hektar.
Dari produksi itu diperkirakan menghasilkan rata-rata produktivitas 72 ton per hektar, tentu ini membanggakan bagi perusahaan dalam upaya peningkatan kinerja.
Pada tahun sebelumnya jika dirata-rata produksi tebu rata-rata mencapai 55 ton per hektar dengan jumlah produksi seluruhnya mencapai 321.729 ton.
“Angka ini melonjak signifikan dibandingkan produktivitas tahun lalu, sekarang mencapai rata-rata mencapai 72 ton per hektarnya,” tegas Khubul.
Ia mengungkapkan kunci sukses ini terletak pada pengelolaan yang efektif, inovasi teknologi, dan kolaborasi solid dari seluruh elemen perusahaan.
Dikatakan, jika hasil produksi tebu Kebun Kalitelepak meningkat drastis dari tahun ke tahun.
Kenaikan ini merupakan buah dari kerja sama yang solid antara staf, pegawai, dan berbagai pihak yang terus mendukung kami dalam menerapkan pengelolaan tebu yang terencana dan inovatif.
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting yang tidak hanya mencerminkan keunggulan pengelolaan kebun, PT Pekebunan Nusantara I Regional 5 Kebun Kalitelepak.
Di sisi lain juga mempertegas komitmen PTPN I Regional 5 dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya program Swasembada Gula 2028 yang dicanangkan pemerintah.
Kebun Kalitelepak juga telah menetapkan target ambisius untuk 2025, dengan peningkatan produksi hingga 483.513 ton tebu.
Dari target rata-rata produktivitas mencapai 82 ton per hektar, atau naik 13% dari capaian tahun 2024 ini.
“Kami akan terus berinovasi dan bekerja keras untuk mencapai target tahunan sebagai wujud nyata kontribusi kami dalam mendukung program nasional Swasembada Gula,” tegas Ahsan.
Dengan semangat inovasi dan dedikasi tinggi, PTPN I Regional 5 optimistis mampu mempertahankan tren positif ini.
Pencapaian tersebut menjadi langkah awal kontribusi PTPN I dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memberikan hasil terbaik bagi bangsa. **

