Advertorial

Jelang Pilwalkot Bogor, Atang-Annida Mendekat, Dedie-Jenal Terdesak!

×

Jelang Pilwalkot Bogor, Atang-Annida Mendekat, Dedie-Jenal Terdesak!

Sebarkan artikel ini
pilwalkot bogor
Cawalkot Bogor nomor urut 2 Atang Trisnanto, saat kunjungan kampanye bersama warga kota Bogor (KIS/NICKO/IST)

KITAINDONESIASATU.COM – Beberapa hari jelang pemilihan walikota Bogor 2024, pasangan calon Atang Trisnanto dan Annida Allivia semakin mendekati elektabilitas pasangan incumbent, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin. Survei terbaru menunjukkan selisih tipis hanya 2 persen di antara keduanya.

Menurut hasil survei yang dilakukan oleh TRUST INDONESIA, yang melibatkan 440 responden dari enam kecamatan di Kota Bogor, persaingan elektabilitas pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor semakin ketat.

Pasangan Dedie dan Jenal memimpin dengan 30,7% suara, sementara Atang dan Annida menyusul dengan 28,6%. Di sisi lain, pasangan Sendi Fardiansyah dan Melly Darsa mendapat 16,4%, Dokter Raendi Rayendra dan Eka Maulana 13,4%, serta Rena Da Frina dan Teddy Risandi 6,1%.

Hermawan, Peneliti TRUST INDONESIA, mengungkapkan bahwa masih ada 4,8% responden yang belum memutuskan pilihan mereka.

“Artinya, meskipun Dedie-Jenal memimpin dalam survei elektabilitas, persaingan dengan Atang-Annida masih sangat ketat. Dengan margin yang kecil dan banyaknya pemilih yang masih ragu, pasangan nomor 2 memiliki peluang yang sama besar untuk memenangkan Pilwalkot Bogor 2024,” kata Hermawan, Rabu, 20 November 2024.

Lebih lanjut, survei menunjukkan bahwa kesadaran politik masyarakat Kota Bogor cukup tinggi, dengan 82% responden mengetahui bahwa Pilwalkot akan berlangsung pada 27 November 2024.

“Dari segi partisipasi, 73,2% responden sudah mantap memilih, sementara 23,2% lainnya masih belum menentukan pilihan mereka,” jelasnya.

Ketika diperinci lebih jauh, jumlah pemilih yang sudah mantap memilih calon pilihan mereka (strong voters) menunjukkan adanya ketegangan di antara pasangan calon yang bersaing. Pasangan Dedie dan Jenal mencatat 22,7% pemilih yang sudah mantap, sedangkan Atang dan Annida sedikit lebih rendah dengan 22,0%.

Secara keseluruhan, 70,5% responden telah mantap dalam menentukan pilihan, meskipun selisih antara kedua pasangan tersebut masih cukup tipis, berada dalam margin of error survei yang mencapai ±4,67%. “Hal ini menandakan bahwa persaingan di antara keduanya masih sangat terbuka,” tambah Hermawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *