Lifestyle

Dari Serial ‘Rekaman Terlarang’ di WeTV, Kisah Pembunuhan dan Dukungan Politik

×

Dari Serial ‘Rekaman Terlarang’ di WeTV, Kisah Pembunuhan dan Dukungan Politik

Sebarkan artikel ini
we tv
Para pemain serial sinetron “Rekaman Terlarang” yang ditayangnya We TV (Ist)

KITAINDONESIASATU. COM – Serial sinetron We TV “Rekaman Terlarang” memasuki episode empat yang ditayangkan dalam Platform We TV makin menegangkan. 

Dandy — diperankan dengan apik oleh Roy Sungkono — adalah anak calon Gubernur Irsan. Ia menyiksa rekan bisnisnya Juan hingga meregang nyawa. 

Kejahatan Dandy mulai terendus media dan membahayakan posisi ayahnya. Padahal pertunangan Dandy dan Rena makin mendekati ke arah pernikahan.

Hal iniI membuat ayah Dandy naik pitam. Karena  ia sebagai ketua partai politik membutuhkan dukungan dari ayah Rena.

Belum lagi bisnis Dandy yang tadinya menjanjikan untung dua ratus persen, ternyata dihadang masalah. Investasi milyaran yang dipercayakan kepada Juan ternyata mengalami kerugian bahkan investasinya lenyap. 

Dandy pun marah dan meminta rekannya mencari keberadaan Juan untuk bertanggung jawab atas investasi tersebut. 

Setelah tidak menemukan Juan karena sulit dihubungi, akhirnya Dandy menemukan keberadaan Juan. Juan pun meminta maaf atas keteledorannya terkait investasinya yang gagal. 

Namun Dandy tidak percaya begitu saja dengan alasan Juan. Juan pun dihabisi dengan dimasukan ke dalam drum hingga tak bernyawa. 

Tidak hanya Juan yang telah dihabisi nyawanya, pada episode sebelumnya, Dandy juga menghabisi Jimmy, pemilik sekaligus saksi kunci rekaman terlarang antara Bayu dan Rena. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *