KITAINDONESIASATU.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja industri jasa keuangan di Indonesia cukup kondusif pada triwulan III-2024.
Hal itu seperti disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI di Jakarta, Senin 18 November 2024.
“Jumlah penghimpunan dana di pasar modal sepanjang tahun sampai akhir September mencapai Rp159,51 triliun,” katanya.
Selain itu, Mahendra menuturkan kredit perbankan tumbuh 10,85 persen dengan penyaluran kredit sebesar Rp7.579 triliun pada triwulan III-2024.
Sejalan dengan pertumbuhan kredit itu, nilai penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 7,04 persen menjadi Rp8.721 triliun.
Di industri keuangan nonbank, kinerja industri perasuransian juga meningkat. Premi asuransi komersial tumbuh 5,77 persen menjadi Rp245,42 triliun.
Sementara itu, dana pensiun juga menunjukkan peningkatan total aset sebesar 10,1 persen menjadi Rp1.500,06 triliun.



