Sosok

Rafael Struick, Striker Ganteng Timnas Indonesia

×

Rafael Struick, Striker Ganteng Timnas Indonesia

Sebarkan artikel ini
FotoJet 15 4
Rafael Struick,

KITAINDONESIASATU.COM – Rafael Struick, bomber muda Timnas Indonesia, sedang naik daun dan bahkan lebih populer dibandingkan dengan beberapa seniornya.

Penyerang yang baru bergabung dengan klub Brisbane Roar di Australia ini telah mencuri perhatian publik Indonesia berkat penampilannya di lapangan serta wajah tampannya yang menjadi daya tarik bagi banyak penggemar, terutama kaum hawa.

Namun, meskipun dikenal dengan penampilan rupawannya, Rafael memiliki julukan unik, yaitu El Klemer.

Lantas, apa yang membuatnya mendapat julukan tersebut? Berikut ini beberapa fakta menarik tentang perjalanan karir dan julukannya.

BACA JUGA: Menjemput Asa di GBK, Indonesia Hadapi Jepang di Laga Krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026

Rafael William Struick, atau yang akrab disapa Rafael, lahir pada 27 Maret 2003 di Leidschendam, Belanda. Meskipun memiliki darah Belanda, Rafael juga merupakan keturunan Indonesia dari pihak ayahnya, serta Suriname dan Jawa dari pihak ibu.

Baca Juga  Mengenal Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP yang Terjerat Kasus Suap PAW DPR

Dengan postur tubuh yang tinggi (180 cm), Rafael memiliki kemampuan pergerakan yang eksplosif, menjadikannya penyerang yang sulit dihentikan.

Rafael memperkuat Brisbane Roar di Liga Australia, setelah sebelumnya bergabung dengan ADO Den Haag di Belanda. Pada bulan Oktober 2023, ia menjalani debut uji coba di klub barunya.

Rafael memulai karir sepak bolanya di akademi Forum Sport sebelum bergabung dengan RKAVV Leidschendam pada 2020.

Setahun kemudian, ia pindah ke Akademi ADO Den Haag, dan dengan cepat menunjukkan kemampuannya sehingga berhasil menembus tim utama. Debutnya bersama ADO Den Haag terjadi melawan FC Emmen, yang menjadi tonggak penting dalam karirnya.

Baca Juga  5 Alasan Sensasional Timnas Indonesia Pantau Heimir Hallgrímsson sebagai Calon Pelatih

Karena penampilan impresifnya, Rafael mendapatkan kontrak profesional pada Juni 2022 dan langsung menarik perhatian Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia.

Di timnas, Rafael pun mendapatkan kesempatan setelah menjalani uji coba pada 2022. Ia mencetak gol tunggal melawan Slovakia U-20. Hasil positif ini membuka jalan baginya untuk dinaturalisasi dan menjadi Warga Negara Indonesia pada Mei 2023.

Setelah itu, Rafael melakukan debut internasional melawan Palestina pada Juni 2023 dan membantu Timnas Indonesia meraih posisi empat besar di Piala Asia U-23.

Ia hampir membawa Indonesia lolos ke Olimpiade Paris 2024 dan kini menjadi andalan dalam upaya Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.

Baca Juga  Zohran Mamdani, Sosok Calon Kuat Wali Kota Muslim Pertama New York

Walaupun dikenal dengan paras yang tampan, Rafael memiliki sifat yang tenang dan pendiam, yang membuatnya mendapat julukan El Klemer dari warganet.

Dalam bahasa Jawa, Klemer berarti lesu atau tidak bersemangat, yang mungkin mencerminkan sifat Rafael yang terlihat kalem di lapangan.

Namun, julukan ini tidak sepenuhnya tepat, karena meskipun tampil santai, pergerakannya yang cerdik dan dinamis sering kali menciptakan ruang dan peluang bagi tim, bahkan menghasilkan gol-gol penting.

Golnya ke gawang Korea Selatan di Piala Asia U-23 dan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa di balik kesan klemer, Rafael adalah penyerang yang tajam dan siap memberikan ancaman bagi lawan.- ***

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *