SportRaket

Tanpa Beban, Gregoria Menang Mudah atas Tomoka Miyazaki di Kumamoto Masters 2024

×

Tanpa Beban, Gregoria Menang Mudah atas Tomoka Miyazaki di Kumamoto Masters 2024

Sebarkan artikel ini
FotoJet 11 5
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: PBSI)

KITAINDONESIASATU.COM – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, kini menduduki peringkat 5 dunia.

Dalam ajang Kumamoto Masters 2024, ia memulai perjalanannya dengan kemenangan yang meyakinkan atas Tomoka Miyazaki dengan skor 21-15, 21-12.

Kemenangan ini memberi sinyal positif bagi Gregoria di turnamen tersebut, meskipun ia mengakui masih ada sedikit ketegangan terkait cedera yang dialaminya di turnamen sebelumnya.

Dalam wawancara usai pertandingan, Gregoria mengungkapkan rasa syukurnya karena berhasil melewati pertandingan dengan baik.

BACA JUGA: Kemenangan Rehan dan Lisa di Pertandingan Ketat Kumamoto Masters 2024

Baca Juga  Menang Telak 8-0, Pelatih Indonesia U23 Tetap Kritik Performa Garuda Muda di Babak Kedua

Meskipun masih ada ingatan tentang cedera yang ia alami, ia merasa tidak ada masalah besar dan sudah cukup siap secara mental dan fisik untuk berkompetisi.

“Meskipun masih ada sedikit rasa was-was terkait cedera saya, saya bisa bermain cukup baik dan menjalani pertandingan dengan hati-hati di beberapa gerakan,” ujarnya seperti dalam situs resmi PBSI pada Rabu, 13 November 2024.

Ia juga menyoroti bagaimana ia dapat memanfaatkan situasi selama pertandingan, mengingat Tomoka Miyazaki tidak tampil dalam kondisi terbaiknya dan banyak melakukan kesalahan sendiri.

Baca Juga  Jadwal Perempat Final Indonesia Masters 2025: Tersisa 6 Wakil, Jojo, FajRi dan Gregoria Main Lagi !

Menurut Gregoria, hal tersebut memberi peluang baginya untuk mengendalikan permainan.

“Saya bisa memanfaatkan keadaan, karena saya rasa Tomoka tidak bermain pada level terbaiknya. Banyak kesalahan yang dia lakukan, sehingga saya bisa lebih leluasa dalam mengatur ritme pertandingan,” tambahnya.

Meski statusnya sebagai juara bertahan bisa memberi tekanan, Gregoria menegaskan bahwa dia tidak merasa terbebani.

“Saya tidak mau terbebani dengan status juara bertahan. Di turnamen ini, saya mulai dari nol lagi,” ungkapnya.

Gregoria menekankan bahwa fokus utamanya adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin, menjaga mentalnya agar tetap stabil, dan memberikan penampilan terbaiknya.

Baca Juga  Semifinal Carabao Cup: Tottenham vs Liverpool, The Reds Bisa Kembali Cetak Banyak Goal ?  

“Tidak ada tekanan yang berlebihan, saya hanya ingin tampil maksimal dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” tutupnya.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *