News

Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi, Diduga Akibat Truk Muatan Berat Alami Rem Blong

×

Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi, Diduga Akibat Truk Muatan Berat Alami Rem Blong

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi, Diduga Akibat Truk Muatan Berat Alami Rem Blong
Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi, Diduga Akibat Truk Muatan Berat Alami Rem Blong

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta pada Senin, 11 November 2024, sekitar pukul 15.15 WIB. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa kecelakaan ini diduga disebabkan oleh rem blong pada sebuah truk yang membawa muatan berat.

Akibatnya, terjadi kemacetan panjang di jalur arah Jakarta hingga KM 95 per pukul 15.47 WIB. 

Kemacetan ini juga memengaruhi jalur menuju Bandung, meskipun tidak separah arah Jakarta. 

Kombes Jules menjelaskan bahwa truk tersebut kehilangan kendali dan menabrak kendaraan di depannya, sehingga menyebabkan kecelakaan beruntun.

BACA JUGA : Tabrakan Beruntun Cipularang Belasan Mobil Saling Berbenturan dan Terguling di Tol

BACA JUGA : Rem Blong Truk Bermuatan, Penyebab Tabrakan Beruntun Tol Purbaleunyi

BACA JUGA : BREAKING NEWS! Insiden Kecelakaan di Tol Purbaleunyi, Petugas Evakuasi Kendaraan

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dengan bantuan 10 personel dari PJR Korlantas Polri, PJR Polda Jabar, dan Satlantas Purwakarta. 

Personel Lantas Polda Jabar juga tengah menuju lokasi kecelakaan.

Petugas Jasa Marga bersama kepolisian berupaya mengevakuasi kendaraan yang terlibat serta menormalkan arus lalu lintas di jalur A dari Bandung menuju Jakarta. 

Kombes Jules menyatakan bahwa jumlah kendaraan yang terlibat dan jumlah korban masih didata, namun diperkirakan lebih dari lima kendaraan yang terdampak.

Untuk mengurangi kemacetan, polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan keluar melalui Exit Tol Cikamuning.

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *