News

Trump Diminta Hentikan Konflik Gaza dan Fokus Perdamaian Internasional

×

Trump Diminta Hentikan Konflik Gaza dan Fokus Perdamaian Internasional

Sebarkan artikel ini
FotoJet 8 4
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mendesak Presiden terpilih Donald Trump untuk memenuhi janji kampanyenya dalam mengejar perdamaian di luar negeri, termasuk menghentikan tindakan genosida Israel di Gaza.

Nihad Awad, Direktur Eksekutif Nasional CAIR, menyatakan bahwa hingga kini, belum ada politisi atau partai yang sepenuhnya memperjuangkan suara Muslim.

“Kami berharap agar setiap pejabat terpilih, termasuk Presiden terpilih Trump, serius menanggapi isu-isu yang penting bagi pemilih Muslim,” ucap Awad dalam pernyataannya seperti yang dilansir dari TRT World pada Rabu (6/11/2024).

Awad menambahkan bahwa Trump telah berjanji untuk mengakhiri konflik berdarah di Gaza dan mengkritik kebijakan mantan Presiden AS George Bush serta Wakil Presidennya, Dick Cheney, yang ia nilai telah membawa kerusakan di dunia Muslim.

Menurut Awad, penting bagi Trump untuk menyadari bahwa sebagian besar masyarakat Amerika, termasuk Muslim Amerika yang mendukungnya, tidak menginginkan peningkatan kebencian di dalam negeri atau perang di luar negeri.

Ia berharap Trump mewujudkan perdamaian dengan menghentikan konflik di Gaza, tetapi perdamaian yang berlandaskan keadilan, kebebasan, dan hak rakyat Palestina untuk memiliki negara.

CAIR juga mendesak para pejabat Demokrat untuk mengambil pelajaran dari berkurangnya dukungan Wakil Presiden Harris di kalangan Muslim dan pemilih lain yang menentang kekerasan di Gaza.

CAIR berjanji untuk terus bekerja sama dengan mitra dan sekutu guna melawan kebijakan domestik atau luar negeri yang dianggap merugikan pada masa pemerintahan baru ini.

Meski merupakan minoritas, warga Arab-Amerika dan Muslim memiliki pengaruh signifikan dalam pemilu, terutama di negara bagian yang belum pasti.

Trump dijadwalkan dilantik untuk periode kedua pada 20 Januari 2025, dengan Harris sebagai Wakil Presiden yang akan memimpin upacara pelantikan di Capitol.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *