News

Kasus Bayi di Atap Rumah Pacar Keling Surabaya Anak Ibu Muda 20 Tahun

×

Kasus Bayi di Atap Rumah Pacar Keling Surabaya Anak Ibu Muda 20 Tahun

Sebarkan artikel ini
penemuan bayi
Penemuan bayi di atap rumah warga Pacar Keling yang menhebohkan warga, akhirnya terungkap siapa orang tuanya. foto: dokumen BPBD Surabaya

KITAINDONESIASATU.COM – Kasus buang bayi di atas atap rumah salah satu warga di Jl Pacar Keling Surabaya akhir terungkap, Rabu (6/11/2024).

Diketahui ibu dari bayi perempuan yang ditemukan warga di atas atap rumah, Minggu (3/11/2024) itu membuat gempar warga di sana.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto mengakui jika orang orang tua bayi sudah diamankan pihak kepolisian.

Dikatakan AKBP Aris saat ini pihaknya sedang memeriksa secara intensif kepada orang tua bayi tersebut.

Disebutkan dalam keterangan Aris jika ibu dari bayi tersebut adalah seorang wanita muda berinisial D berusia 20 tahun.

Bahkan terungkap pula motif orangtua membuang bayi di atap asbes rumah Gang VI RT 06/RW06 Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

Diperoleh informasi kedua orangtua adalah pasangan muda sang ayah berinisial DH berusia 21 tahun dan mereka ternyata belum menikah resmi, masih berstatus pacaran.

Bayi mungil cantik itu ditemukan warga dengan berat 3,315 gram, bertubuh normal dengan panjang 50 cm.

Yang mengejutkan bayi itu merupakan hasil hubungan tidak resmi atau di luar pernikahan dan orangtuanya malu.

Sehingga mereka bersepakat untuk membuang bayi tersebut di atas atap asbes rumah warga di Pacar Keling Surabaya.

Pengungkapan kasus ini setelah petugas memperoleh laporan penemuan bayi di atas atap rumah warga, kemudian Polsek Tambaksari melakukan penyelidilkan.

Dari hasil penyelidikannya anggota Polsek Tambaksari pada Selasa (5/11/2024) malam berhasil mengamankan kedua orang tua bayi tersebut, yang merupakan pasangan muda.

Kini kasus penyelidikan dan penyidikan itu dilimpahkan ke Unit PP Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kapolsek Tambaksari Kompol Imam Soliki yang dibungi wartawan Surya, Rabu (6/11/2024) mengungkapkan jika kedua pasangan itu masih pacara.

“Motifnya kebablasan dan malu, hingga membuang banyinya. Kasusnya dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya,” kata Kompol Solikin.

Sebelumnya bayi dalam kondisi sehat tidak ada luka sedikitpun itu ditemukan oleh warga di atas asbes pembatas atap rumah warganya dengan warga lain di sisi selatan pemukiman, Minggu (3/11/2024).

Bayi terlihat ada semut karena banyi masih ada tali pusar, namun tidak ada bercak darah dan bentol-bento digigit semut dan beralaskan kain.

Bayi itu terus menerus menangis hingga akhirnya menggegerkan warga Gang V Pacar Keling dan kasus penemuan bayi itu dilaporkan kepada anggota Polsek Tambaksari.

Bahkan keberadaan sang bayi di atas atap rumah itu sempat ditemani kuncing peliharaan pemilik rumah, yang kebetulan memiliki banyak kucing.

Saat itu sempat terdengar suara aneh, memang suara bayi menangis yang sempat membuat anggota keluarganya ketakutan.

Hingga akhirnya sang pemilik rumah nekat naik ke atas atap rumah dan melihat ada bayi menangis dan di dekatnya ada kucing yang sedang menungguinya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *