Berita UtamaNews

Pemilihan Presiden AS Dimulai, Harris dan Trump Berebut Suara di Negara Bagian Kunci

×

Pemilihan Presiden AS Dimulai, Harris dan Trump Berebut Suara di Negara Bagian Kunci

Sebarkan artikel ini
FotoJet 6 4
Pemungutan suara pemilihan presiden AS

KITAINDONESIASATU.COM – Jutaan warga Amerika berpartisipasi dalam pemilihan presiden Amerika pada 5 November 2024.

Pemilihan ini akan menentukan nasib presiden AS berikutnya, dalam persaingan ketat antara kandidat Demokrat Kamala Harris dan kandidat Republik Donald Trump.

TPS pertama dibuka pada pukul 5.00 pagi Waktu Bagian Timur di beberapa bagian Vermont, sebagian besar TPS lainnya, termasuk di Connecticut, New Jersey, New York, dan Virginia, menyusul pada pukul 6.00 pagi.

Beberapa daerah di Kentucky dan Maine juga memulai pemungutan suara pada waktu yang sama.

Di North Carolina, Ohio, dan West Virginia, TPS mulai dibuka pukul 6.20 pagi Waktu Bagian Timur. TPS terakhir dibuka di Hawaii pada siang hari Waktu Bagian Timur.

Penutupan TPS dimulai pada pukul 7.00 malam Waktu Bagian Timur. Alaska sebagai negara bagian terakhir yang menutup TPS hingga pukul 1 pagi Rabu.

Pemilih yang masih mengantre saat TPS ditutup tetap akan diizinkan memilih, sehingga TPS kemungkinan tetap buka lebih lama untuk melayani mereka yang masih dalam antrean.

Menurut data Election Lab dari University of Florida, hampir 83 juta warga telah memberikan suara lebih awal, baik melalui pos maupun secara langsung. Angka ini lebih rendah dibandingkan lebih dari 101 juta suara awal pada 2020, saat pandemi COVID-19.

Jelang pemilihan, Trump dan Harris bersaing ketat secara nasional.

Harris unggul tipis 0,1 persen, menurut kompilasi jajak pendapat RealClearPolitics.

Hasil pemilu kemungkinan akan ditentukan oleh tujuh negara bagian medan pertempuran, yaitu Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, Pennsylvania, North Carolina, dan Wisconsin, yang memiliki selisih suara sangat tipis.

Trump unggul di Arizona (2,8 persen), Georgia (1,3 persen), North Carolina (1,2 persen), Nevada (0,06 persen), dan Pennsylvania (0,4 persen).

Sementara itu, Harris memimpin di Michigan (0,5 persen) dan Wisconsin (0,4 persen). Jajak pendapat memiliki margin kesalahan sekitar 3-5 persen.

Kedua kandidat menghabiskan pekan terakhir sebelum pemilihan dengan kampanye di beberapa negara bagian kunci. Harris mengunjungi Pennsylvania pada Senin, sementara Trump mengakhiri kampanyenya di Grand Rapids, Michigan, pada malam hari.

Media kemungkinan tidak akan mengumumkan hasil pemilihan pada Selasa malam, mengingat ketatnya persaingan di negara-negara medan pertempuran.

Dalam sistem pemilihan AS, presiden tidak dipilih langsung, tetapi melalui Electoral College, di mana 538 perwakilan memberikan suara berdasarkan hasil pemilu di negara bagian masing-masing. Kandidat perlu mengumpulkan setidaknya 270 suara elektoral untuk menang.

Sebagian besar negara bagian memberikan seluruh suara elektoral kepada kandidat yang memenangkan suara terbanyak di negara bagian tersebut. Namun, Nebraska dan Maine membagi suara berdasarkan hasil di tiap distrik kongres, serta pemenang suara terbanyak di negara bagian.- ***

Sumber: Reuters

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *