KITAINDONESIASATU.COM – Alwan Syahmidi jurnalis Tv One salah satu korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut di ruas tol Pemalang pada Kamis 31 Oktober 2024 pagi, dikenal sebagai sosok luar biasa, dan selalu menjadi panutan bagi keluarga.
Hal itu diungkap oleh sang paman, Winsyah Ranggayuni (61), Almarhum Alwan Syahmidi dikenal olehnya orang yang memiliki daya juang serta semangat yang tinggi dalam pekerjaan sebagai jurnalis.
“Luar biasa, dia (Alwan Syahmidi) menjadi panutan contoh terhadap adik-adiknya, keponakannya, punya daya juang tinggi, semangat tinggi untuk menampilkan yang terbaik dibidangnya,” kata Winsyah saat ditemui di rumah duka di Perumahan Asri Pratama RT 07 RW 08, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat 1 Nopember 2024 dini hari.
Kepergian Alwan Syahmidi yang secara tiba-tiba tentunya meninggalkan kesedihan yang mendalam dan merasakan kehilangan sosok yang selalu bisa menjadi penghibur dan sebagai panutan.
Keluarga pertama mendapatkan kabar Almarhum Alwan Syahmidi meninggal dunia dalam insiden kecelakaan di tol Pemalang itu dari postingan video milik Tv One, dan diantara keluarga pun mencoba saling menguatkan untuk bisa ikhlas dan tabah dalam menerima musibah tersebut.
“Jadi kami, terutama saya cuma keliatannya aja ni mas, usia sudah diatas kepala enam tapi sebetulnya dari saya tahan aja, karena dia sama saya, dekat karena saya sangat sayang sama dia, setiap ada insiden apa, ada berita apa selalu berkomunikasi,” ungkapnya.
Paman korban itu mengaku, terakhir berkomunikasi dengan almarhum Alwan Syahmidi dalam beberapa minggu terakhir. Alwan bercerita tentang pekerjaan yang tengah melakukan liputan investigasi terkait kasus Vina Cirebon.
“Terakhir beberapa minggu yang lalu sempat dia berkomunikasi sibuk investigasi kasus di Cirebon, saya selalu warning hati-hati jangan terlalu dipaksa, dia orang sangat cool, agresif dan cepat tanggap,” ujarnya.
“Kenangan yang selalu diinget, setiap ketemu selalu cium saya, karena tradisi di keluarga juga ya, keakraban seperti anak, bapak, adik, kakak,” tutupnya.



