KITAINDONESIASATU.COM – Ustaz Sholeh Mahmoed Nasution atau yang dikenal luas sebagai Ustaz Solmed adalah salah satu pendakwah kondang Indonesia yang terkenal bukan hanya lewat dakwahnya, tetapi juga melalui gaya hidupnya yang menarik perhatian publik.
Lahir di Jakarta pada 19 Juli 1983, Ustaz Solmed memiliki perjalanan karier yang unik, mulai dari kiprahnya sebagai penceramah hingga terjun ke dunia hiburan dan bisnis.
Latar Belakang dan Kehidupan Pribadi Ustaz Solmed
Nama lahir Ustaz Solmed adalah Sholeh Mahmoed Nasution, putra tunggal pasangan H. Nadjamuddin Nasution dan Hj. Salmah Lubis. Sebagai anak berdarah Batak Mandailing yang tumbuh dalam lingkungan dengan nilai agama yang kuat, Ustaz Solmed mendapatkan fondasi keislaman yang kokoh sejak kecil.
Lingkungan ini membentuk karakter dan prinsip hidupnya yang kemudian membawanya ke dunia dakwah. Dari keluarganya, Ustaz Solmed belajar tentang nilai-nilai keislaman yang mendalam, yang kemudian ia sampaikan dalam ceramah-ceramahnya.
Awal Karier Dakwah dan Prestasi
Karier Ustaz Solmed sebagai pendakwah dimulai saat ia berhasil memenangkan Lomba Pidato dan Ceramah Nasional di Masjid Istiqlal pada tahun 2000. Prestasi ini membawanya dikenal luas dan membuka peluang untuk berdakwah ke berbagai masjid di Indonesia.
Dengan gaya dakwah yang mudah dipahami dan langsung ke pokok masalah, Ustaz Solmed mampu menyentuh hati banyak jamaah. Penyampaiannya yang sederhana dan to-the-point membuatnya disukai banyak kalangan, terutama ketika membahas topik-topik yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Perjalanan di Dunia Hiburan
Tidak hanya berdakwah, Ustaz Solmed juga melebarkan sayap ke dunia hiburan. Dorongan dari sahabatnya, Ustaz Jeffry Al Buchori atau Uje, menjadi salah satu alasan utama Ustaz Solmed untuk tampil di televisi. Pada 2009, ia mulai tampil dalam acara dakwah televisi seperti “Kata Ustadz Solmed” di SCTV, “Assalamu’alaikum Ustadz” di RCTI, dan “Cahaya Hati” di ANTV.
Tidak hanya sebagai pendakwah, ia juga berperan dalam sinetron populer seperti “Pesantren & Rock n’Roll” (2013) dan “Si Biang Kerok” (2012), yang semakin meningkatkan popularitasnya.
Kehidupan Pribadi dan Kisah Cinta
Di tengah kesibukan kariernya, kehidupan cinta Ustaz Solmed juga sering menjadi sorotan. Pada 5 Maret 2006, ia menikahi Dewi Yulianti, tetapi pernikahan ini tidak bertahan lama dan berakhir dengan perceraian. Setelah itu, Ustaz Solmed menikah lagi dengan April Jasmine pada 11 November 2011.
Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai tiga anak: Sultan Mahmoed Qusyairi yang lahir pada 22 Juli 2013 dan sepasang anak kembar, Aqil Mahmoed Sibawaih dan Mahir Syairoziy, yang lahir pada Mei 2018. Kehidupan rumah tangga mereka terlihat harmonis dan sering dibagikan di media sosial.
Bisnis dan Gaya Hidup Mewah
Selain berdakwah, Ustaz Solmed juga dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Salah satu bisnis yang ia kelola adalah PT. Sin Indonesia Cemerlang, sebuah perusahaan rokok herbal yang ia dirikan pada tahun 2005. Ia juga memiliki beberapa villa mewah, seperti Jasmin Palace di Bogor yang disewakan dengan harga mulai dari Rp2,5 juta per malam dan Sulthan Palace di Puncak, Bogor, dengan luas 3.000 meter persegi dan fasilitas yang mewah.
Selain itu, Ustaz Solmed memiliki bisnis kafe bernama Cafe Sin Salabim di Bogor, bisnis kopi Turki Mega Remeng, serta klinik kecantikan dan butik yang dikelola oleh istrinya, April Jasmine.
Meski banyak meraih kesuksesan dari berbagai usaha, gaya hidup mewah Ustaz Solmed sering menuai kritik. Beberapa kali ia memamerkan mobil-mobil mewah serta rumahnya yang megah dengan nilai mencapai 24 miliar rupiah di media sosial. Gaya hidup ini membuat sebagian masyarakat mempertanyakan kepatutan seorang pendakwah untuk menunjukkan kemewahan yang mungkin bertentangan dengan prinsip kesederhanaan dalam Islam.
Kontroversi di Balik Sosok Ustaz Solmed
Sebagai figur publik, Ustaz Solmed tidak lepas dari kontroversi. Salah satu kontroversi yang cukup besar terjadi pada tahun 2011 di Hong Kong. Saat itu, Ustaz Solmed mengisi acara dakwah yang diadakan oleh Majelis Taklim Sholawatullah Dakwah Thoriqul Jannah.
Namun, ia meminta kenaikan tarif ceramah sebesar 10.000 dollar Hong Kong serta menambah tiket pesawat untuk rombongannya. Permintaan ini menimbulkan kritikan dari masyarakat, yang merasa tindakan tersebut kurang mencerminkan sikap seorang pendakwah yang seharusnya lebih mengutamakan ketulusan dan kesederhanaan.
Selain kasus di Hong Kong, perilakunya yang suka menunjukkan kemewahan juga menjadi bahan kritikan publik. Masyarakat mempertanyakan sikapnya yang seolah bertolak belakang dengan ajaran Islam yang menekankan kesederhanaan. Meski demikian, Ustaz Solmed tetap melanjutkan kiprahnya sebagai pendakwah, meski sorotan publik terhadap perilakunya terus berlangsung.
Sikap Ustaz Solmed dalam Menghadapi Kritik
Walau diterpa banyak kritikan, Ustaz Solmed tetap mempertahankan prinsipnya dan berusaha menjelaskan bahwa usaha yang ia jalankan merupakan hasil kerja keras yang patut ia syukuri. Menurutnya, bisnis dan gaya hidup yang ia jalani merupakan pilihan pribadi dan bagian dari usaha dalam memberikan yang terbaik bagi keluarga. Ia juga menyatakan bahwa bisnis yang ia jalankan adalah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.
Biodata Lengkap Ustaz Solmed
Berikut biodata lengkap dari Ustaz Solmed yang bisa Anda ketahui:
- Nama Lengkap: Sholeh Mahmoed Nasution
- Nama Panggilan: Ustaz Solmed
- Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 19 Juli 1983
- Usia: 41 tahun (2024)
- Status: Menikah dengan April Jasmine
- Profesi: Pendakwah, Pengusaha, Aktor
- Agama: Islam
Ustaz Solmed adalah sosok pendakwah yang tidak hanya aktif di dunia dakwah, tetapi juga berhasil meraih kesuksesan dalam dunia bisnis dan hiburan. Perjalanan hidupnya yang penuh dengan dinamika dan kontroversi menjadikannya sosok yang kompleks dan menarik perhatian publik.
Gaya hidup mewah dan berbagai kontroversi memang menimbulkan pro dan kontra, tetapi Ustaz Solmed tetap menjadi salah satu pendakwah yang memiliki pengaruh besar di Indonesia. Bagi sebagian masyarakat, Ustaz Solmed tetap merupakan sosok inspiratif yang mengajarkan pentingnya berusaha keras dal am mencapai tujuan hidup.




