KITAINDONESIASATU.COM – Industri teknologi global menghadapi tantangan baru setelah pasar tablet dunia mengalami penurunan pengiriman cukup tajam pada kuartal III 2026. Berdasarkan laporan lembaga riset Omdia, pengiriman tablet secara global merosot 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan total sekitar 32,2 juta unit.
Penurunan tersebut menjadi yang terendah dalam hampir tiga tahun terakhir. Kondisi ini menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap perangkat tablet sedang mengalami tekanan, meskipun sejumlah produsen telah memperkenalkan produk terbaru sepanjang tahun ini.
Keterbatasan pasokan komponen menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi industri. Selain itu, konsumen dinilai semakin berhati-hati dalam membeli perangkat baru karena peningkatan spesifikasi antargenerasi dianggap belum cukup menarik.
Apple Masih Memimpin, Lenovo Justru Mengalami Pertumbuhan
Apple masih mempertahankan posisi sebagai produsen tablet dengan pengiriman terbesar di dunia. Namun, perusahaan tersebut mengalami penurunan pengiriman sebesar 27,5 persen menjadi sekitar 11,6 juta unit. Pangsa pasarnya juga menyusut menjadi 36 persen.
Samsung berada di posisi kedua dengan pengiriman sekitar 5,4 juta unit atau turun 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, Lenovo menunjukkan performa berbeda dengan mencatat pertumbuhan positif.
Pengiriman tablet Lenovo meningkat 11,9 persen menjadi sekitar 4,1 juta unit. Hasil tersebut menjadikannya satu-satunya perusahaan dalam lima besar yang berhasil mencatat pertumbuhan pada periode tersebut.
Xiaomi menempati posisi keempat dengan pengiriman sekitar 2,3 juta unit, sedangkan Huawei berada di urutan kelima setelah mengalami penurunan pengiriman sebesar 43 persen.
Di sisi lain, Omdia memperkirakan kondisi pasar tablet masih menghadapi tekanan sepanjang 2027. Keterbatasan komponen diperkirakan semakin memengaruhi strategi produsen dalam menghadirkan perangkat terbaru.
Pemulihan pasar tablet secara signifikan diprediksi belum terjadi sebelum 2028. Situasi ini menjadi tantangan bagi produsen untuk menghadirkan inovasi yang benar-benar mampu menarik minat konsumen dan meningkatkan permintaan perangkat tablet di pasar global.(*)



