KITAINDONESIASATU.COM – Apple menghadapi tantangan besar dalam memenuhi tingginya permintaan terhadap iPhone Duo, smartphone lipat pertama yang menjadi perhatian pasar teknologi global.
Sejak diperkenalkan pada akhir Oktober 2026, perangkat tersebut langsung habis terjual. Kondisi ini membuat banyak calon konsumen harus menunggu kepastian ketersediaan stok berikutnya.
Antusiasme terhadap iPhone Duo tidak terlepas dari inovasi desain layar lipat yang ditawarkan Apple. Perangkat ini menghadirkan layar berukuran 7,5 inci dengan kemampuan multitasking split-screen sehingga pengguna dapat menjalankan dua aplikasi secara bersamaan.
Kehadiran teknologi tersebut menjadi daya tarik bagi konsumen yang membutuhkan smartphone modern dengan fungsi lebih fleksibel.
Apple Masih Kesulitan Memenuhi Permintaan iPhone Duo
CEO Apple John Ternus mengungkapkan bahwa perusahaan berupaya meningkatkan ketersediaan perangkat agar dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.
Namun, tingginya permintaan belum mampu diimbangi dengan kapasitas produksi yang tersedia. Chief Operating Officer Apple, Sabih Khan, juga belum dapat memastikan kapan pasokan iPhone Duo akan kembali stabil.
Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah keterbatasan pasokan komponen mikroprosesor berteknologi canggih.
Apple masih menghadapi tantangan dalam memperoleh komponen yang diproduksi melalui rantai pasokan semikonduktor global, termasuk Taiwan Semiconductor Manufacturing Company.
Selain itu, meningkatnya kebutuhan memori akibat perkembangan industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence turut memberikan tekanan terhadap industri perangkat elektronik.



