KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada perdagangan Selasa, 3 November 2026. Setelah sempat dibuka menguat, indeks berbalik melemah hingga menembus level psikologis 5.000.
Pada pukul 11.02 WIB, IHSG berada di level 4.994,43 atau turun 2,01 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Indeks sempat menyentuh titik terendah harian di 4.993,20 menjelang pukul 11.00 WIB.
Tekanan jual juga terlihat dari aktivitas perdagangan. Hingga sesi tersebut, volume transaksi mencapai 102,03 juta lot dengan nilai sekitar Rp3,92 triliun.
Sektor dan Saham Pemberat IHSG
Pelemahan IHSG terutama dipicu koreksi pada sejumlah sektor. Sektor infrastruktur mencatat penurunan terdalam, disusul material dasar dan energi. Saham-saham berkapitalisasi besar turut menyeret indeks ke zona merah.
Berikut sektor yang mengalami tekanan paling besar:
- Infrastruktur: turun 3,1 persen
- Material dasar: turun 2,8 persen
- Energi: turun 2,7 persen
Sejumlah saham yang menjadi pemberat IHSG pada perdagangan pagi tersebut antara lain:
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
- PT Astra International Tbk (ASII)
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)


