KITAINDONESIASATU.COM – Feyenoord dan Inter Milan memburu kemenangan saat bertemu pada lanjutan Liga Champions 2026/2027 di Stadion De Kuip, Rotterdam, Rabu (4/11) pukul 03.00 WIB. Kedua tim sama-sama baru mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan, sehingga hasil positif menjadi krusial untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Inter Milan datang dengan modal buruk setelah kalah 1-3 dari AC Milan dalam Derby della Madonnina, Sabtu (31/10). Kekalahan itu menambah tekanan terhadap pelatih Cristian Chivu, yang juga menghadapi persoalan kebugaran sejumlah pemain. Chivu meminta timnya segera bangkit dan mengembalikan semangat juang yang ditunjukkan musim lalu.
Perjalanan Inter di Liga Champions juga belum meyakinkan. Nerazzurri kalah 1-2 dari Real Madrid dan takluk 3-4 dari Club Brugge sebelum akhirnya meraih kemenangan 1-0 atas Shakhtar Donetsk. Sebagai finalis Liga Champions 2023 dan 2025, Inter dituntut memperbaiki performa agar peluang melaju lebih jauh tetap terjaga.
Di kubu tuan rumah, Feyenoord mengawali kompetisi dengan kekalahan 1-5 dari Barcelona, menang 3-2 atas Como, lalu tumbang 0-1 dari Real Betis. Meski demikian, performa mereka di Eredivisie cukup positif. Feyenoord masih memuncaki klasemen setelah bermain imbang 1-1 melawan Fortuna Sittard dan belum terkalahkan di kandang dalam seluruh kompetisi musim ini.
Namun, catatan Feyenoord di Eropa tetap mengkhawatirkan setelah menelan 10 kekalahan dalam 13 pertandingan terakhir di kompetisi antarklub utama Eropa. Kedua tim juga memiliki sejarah persaingan. Inter menyingkirkan Feyenoord pada babak 16 besar Liga Champions 2024/2025, tetapi klub Belanda itu pernah mengalahkan Nerazzurri dengan agregat 3-2 di semifinal Piala UEFA 2001/2002 sebelum menjadi juara.
Inter menghadapi tantangan tambahan karena sejumlah pemain penting absen, termasuk Lautaro Martinez, Luis Henrique, dan Benjamin Pavard. Alessandro Bastoni juga harus menjalani hukuman UEFA setelah menerima kartu merah saat menghadapi Shakhtar.
Tanpa Lautaro, Marcus Thuram berpeluang memimpin lini depan bersama Pio Esposito atau Ange Bonny, bergantung pada kondisi kebugaran mereka.
Feyenoord juga kehilangan beberapa pemain akibat cedera, yakni Bart Nieuwkoop, Jordan Bos, dan Thomas Beelen. Jeremiah St. Juste masih diragukan tampil, sedangkan Gijs Smal, Reiss Nelson, dan Shaqueel van Persie berpeluang kembali setelah menjalani latihan penuh. Tuan rumah juga mengandalkan Anis Hadj Moussa, yang menjadi salah satu pemain paling produktif mereka musim ini.
Hadj Moussa tercatat melakukan 10 percobaan tembakan setelah membawa bola di Liga Champions musim ini. Kemampuannya menusuk pertahanan lawan bisa menjadi ancaman bagi Inter. Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama membutuhkan poin, duel di De Kuip diprediksi berlangsung ketat dan menjadi ujian penting bagi ambisi Feyenoord maupun Nerazzurri untuk menjaga asa di Liga Champions. (*)






