KITAINDONESIASATU.COM – Michael Carrick tetap percaya diri akan melanjutkan tugasnya sebagai pelatih Manchester United meski timnya kalah 0-2 dari Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Kekalahan di Stamford Bridge memperpanjang catatan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi sembilan pertandingan di semua kompetisi.
Manchester United sebenarnya tampil cukup menjanjikan pada babak pertama. Namun, tim gagal memanfaatkan sejumlah peluang dan kehilangan kendali setelah turun minum.
Chelsea mencetak gol melalui Morgan Rogers pada menit ke-49, kemudian Cole Palmer menggandakan keunggulan lewat penalti pada menit ke-63.
Carrick menghadapi tekanan besar setelah hasil buruk tersebut. Manchester United kini berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan tujuh poin dari sembilan pertandingan, hanya satu angka di atas zona degradasi.
Michael Carrick Fokus Siapkan Tim Hadapi AS Roma
Meski menghadapi desakan setelah kekalahan beruntun, Carrick memperkirakan dirinya masih akan memimpin Manchester United dalam pertandingan berikutnya. Ia mengalihkan perhatian pada persiapan tim untuk menghadapi AS Roma di Liga Champions, Selasa, 3 November 2026.
Manajemen klub sebelumnya mempertahankan Carrick setelah kekalahan 0-3 dari Bournemouth pada pekan lalu. Keputusan itu memberi pelatih kesempatan untuk membalikkan keadaan, tetapi kekalahan dari Chelsea kembali meningkatkan tekanan terhadap posisinya.
Dalam pertandingan di Stamford Bridge, Manchester United juga kehilangan Lisandro Martinez. Bek tersebut menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran di kotak penalti, sehingga wasit memberikan hadiah penalti kepada Chelsea.
Palmer berhasil mengeksekusi tendangan tersebut dan memastikan kemenangan tuan rumah.






