KITAINDONESIASATU.COM – Surat suara untuk pemilihan walikota Bogor dan gubernur Jawa Barat telah tiba di gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, di Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah. Ini menandai kelengkapan logistik pemungutan suara.
Ketua KPU Kota Bogor, M. Habibi Zaenal Arifin, dengan optimis menyatakan pengiriman logistik tersebut sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami bersama Bawaslu dan aparat keamanan telah menerima logistik surat suara untuk kedua pemilihan ini,” kata dia.
Proses pengawasan dan pengamanan dilakukan secara ketat oleh TNI, Polri, dan Bawaslu, yang akan standby 24 jam di lokasi.
“Surat suara yang diterima dihitung berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dikali 2,5 persen. Untuk pilwakot, kami menerima 336 dus, sementara untuk pilgub ada 279 dus. Setiap dus untuk pilwakot berisi 2.500 eksemplar, sedangkan untuk gubernur 3.000 eksemplar. Ini termasuk persediaan untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU),” jelasnya, kepada kitaindonesiasatu.com, Rabu, 30 Oktober 2024.
Menyusul kedatangan surat suara, Habibi menambahkan, persiapan logistik kini telah mencapai 80 persen, meliputi kotak suara, bilik suara, dan surat suara.
“Proses sortir lipat (sorlip) akan dilakukan dalam minggu ini, diikuti dengan pengesetan ke dalam kotak suara sebelum pendistribusian ke tiap kecamatan yang direncanakan H-7 atau H-5,” tuturnya.
Di sisi lain, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat pada Bawaslu Kota Bogor, Salman Alfarisi, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap perlengkapan pemungutan suara.

