Berita UtamaSepakbola

Performa Buruk, Arema FC Pecat Marcos Santos Digantikan Pelatih Interim Andre Caldas

×

Performa Buruk, Arema FC Pecat Marcos Santos Digantikan Pelatih Interim Andre Caldas

Sebarkan artikel ini
pelatih arema fc
Pelatih interim Arema FC, Adre Caldas dan Marcos Santos (kanan) saat mengawasi latihan Arema FC. foto: arema official

KITAINDONESIASATU.COM – Marcos Santos menjadi pelatih keempat yang dipecat pada awal musim kompetisi yang memasuki pekan ke-6 Super League 2026/2027, Jumat (23/10/2026).

Kekalahan fatal 5-1 Arema FC atas Persija Jakarta pada laga pekan ke-6 yang menjadi klimaks pemecatan pria bernama lengkap Marcos Vinicius dos Santos Goncalves asal Kota Santos Brasil.

Pria kelahiran 24 Mei 1979 ini juga menangani kepelatihan belasan klub ternama di Liga Brasil seperti Coritiba, FC Bahia, Fortaleza, Juventude, Chapecoense hingga Clube Nautico hingga akhirnya merantau ke Indonesia dan terakhir berlabuh di Arema FC.

Kabar terbaru Manajemen Arema FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Marcos Santos akibat rentetan hasil negatif sejak awal musim ini yang puncaknya kekalahan telak dari Persija 5-1, sementara Andre Caldas yang menggantikan puncuk pimpinan kepelatihan Arema FC sebagai pelatih interim.

Dari catatan selama kompetisi sebenarnya di awal laga pada 4 September 2026 Arema langsung tampil impresif dengan membantai 4-0 Adhyaksa FC, namun pada laga kedua melawan PSM Makassar, Singo Edan hanya mampu bermain imbang.

Dipekan ketiga menjamu Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan Arema hanya mampu menahan imbang tamunya dengan hasil akhir 1-1 melalui gol dramatis di akhir masa injury time, memasuki pekan keempat Arema kembali gagal meraih kemenangan bermain imbang melawan Bhayangkara FC dengan skor 2-2.

Selanjutnya pada pekan kelima Arema kembali menelan kekalahan telak setelah melakukan laga tandang di kandang Garudayaksa dengan skor 3-1, performa ini terus berlanjut hingga pekan keenam kemarin Arema kembali dibantai Persija Jakarta dengan skor 5-1.

Hasil ini kedudukan arema terus merosot dan kini Singo Edan hanya berada di peringkat 12 klasemen sementara Super League dengan mengoleksi 6 poin bersaing dengan Borneo FC, Jaba United dengan poin yang sama hanya terpaut gol.

GM Arema FC Yusrianal Fitriandi mengutip dari laman klub menyebutkan keputusan ini tidak mudah, apalagi ini merupakan musim kedua bagi Coach Marcos Santos yang sebenarnya dinilai sangat mengenal karakter sepakbola Indonesia.

Namun apa boleh buat lima laga yang dijalani Arema FC tidak pernah menang dari pekan kepekan performa semakin menurun menjadi indikator bahwa tim butuh momentum dan ruang refresment baru.

“Oleh karena itu kemudian manajemen memutuskan untuk mengistirahatkan pelatih sekaligus mengakhiri kontrak kerjasama secara profesional demi kebaikan bersama,” ujar Yusrianal.

Sebelumnya Santos memimpin Arema FC dengan 39 pertandingan sejak musim kompetisi 2025/2026 dengan hasil 14 kemenangan, 11 bermain imbang dan 14 kalah untuk Singo Edan.

Namun kenyataannya menurut Yusrinal dibalik layar yang tidak diketahui publik, peran strategis mulai dari perancangan program latihan hingga eksekusi taktikal A-Z ternyata dijalankan sepenuhnya oleh para asisten pelatih, seperti pada musim lalu dijalankan oleh almarhum coach Kuncoro.

Pengalaman ini menjadi catatan sangat berharga bagi manajemen, artinya ada begitu banyak pertimbangan mendalam mulai dari aspelk teknis non teknis, psikologi hingga matematis dan situasi riel internal yang melatar belakangi keputusan itu.

Kini posisi kepelatihan dikendalikan sepenuhnya oleh Adre Caldas yang ditunjuk pelatih interim Arema FC menjelang laga menghadapi Dewa United pada pekan ke-7 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, 25 Oktober 2026 sore pukul 15:30 WIB.

Sebelumnya Adre Caldas bertugas sebagai asisten pelatih Marcos Santos, juru taktik baru juga berasal dari Brasil memiliki kualifikasi yang memadai yakni lisensi A Pro, yang juga dinilai sudah mengenal karakter para pemain Arema FC, bahkan pernah memimpin Arema FC ketika sang pelatih absen.

Kedekatan Andre dengan pemain juga tak diragukan diharapkan proses adabtasi cepat berlangsung, mengingat ia sangat intens berinteraksi dengan para pemain dan tim.

Manajemen menunjuk Andre sebagai langkah yang tepat untuk menggantikan posisi Santos Marcos sebagai pelatih interim, secara kualifikasi memenuhi syarat dengan lisensi A Pro yang dimiliki dan paling penting mereka bukan orang asing dimata pemain.

Kedekatan dengan para pemain Arema membuat mereka dengan mudah beradaptasi secara cepat untuk segera memforkuskan dan mengalihkan perhatian guna memperbaiki performa saat menjamu Dewa United nanti. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *