KITAINDONESIASATU.COM – Bitcoin menunjukkan pemulihan dalam perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026.
Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini bergerak menguat dalam jangka pendek, tetapi masih menghadapi sejumlah level resistensi yang menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Berdasarkan data perdagangan yang tersedia, Bitcoin tercatat menguat 2,19 persen dalam 24 jam terakhir di platform Pluang. Data per pukul 19.43 WIB menunjukkan kapitalisasi pasar mencapai Rp30.194,72 triliun.
Meski mengalami kenaikan, aktivitas order jual yang tercatat sebesar 66 persen mengindikasikan tekanan jual masih perlu diperhatikan.
Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa pemulihan harga belum tentu menjadi tanda bahwa tren kenaikan akan berlanjut secara konsisten. Investor masih perlu mencermati respons pasar terhadap sejumlah level teknikal penting.
Resistensi Bitcoin Jadi Penentu Arah Pergerakan
Analisis teknikal menunjukkan Bitcoin sedang menguji area resistensi di sekitar US$83.600. Jika mampu menembus batas tersebut, aset kripto ini berpeluang melanjutkan penguatan menuju US$84.000 dan level berikutnya.
Namun, kegagalan melewati resistensi berpotensi memicu tekanan jual. Area US$82.500 dan US$82.000 menjadi level dukungan yang perlu diperhatikan apabila harga kembali melemah.
Indikator teknikal juga memberikan sinyal yang beragam. Sebanyak 13 indikator moving average mendukung momentum bullish, sedangkan sebagian besar oscillator masih berada dalam kondisi netral.

