KITAINDONESIASATU.COM – Sebanyak 80 saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) disebut akan dikeluarkan dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Kebijakan ini menjadi perhatian investor karena berpotensi memengaruhi metode penghitungan indeks acuan pasar modal Indonesia.
Berdasarkan daftar yang disampaikan, saham-saham tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, pertambangan, properti, energi, hingga teknologi. Namun, tanggal efektif penerapan kebijakan tersebut belum diumumkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Investor perlu mencermati informasi resmi bursa agar tidak keliru memahami dampak kebijakan terhadap indeks maupun saham yang dimiliki.
Daftar 80 Saham HSC yang Akan Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG
Berikut daftar emiten beserta kode saham yang tercantum dalam informasi tersebut.
- SSMS — Sawit Sumbermas Sarana
- SMMT — Golden Eagle Energy
- BMAS — Bank Maspion Indonesia
- TBIG — Tower Bersama Infrastructure
- CITA — Cita Mineral Investindo
- PSAB — J Resources Asia Pasifik
- BALI — Bali Towerindo Sentra
- MAYA — Bank Mayapada Internasional
- CLAY — Citra Putra Realty
- ADES — Akasha Wira International
- TMAS — Temas
- BBMD — Bank Mestika Dharma
- INPP — Indonesian Paradise Property
- SAME — Sarana Meditama Metropolitan
- DMND — Diamond Food Indonesia
- MTEL — Dayamitra Telekomunikasi
- EPMT — Enseval Putera Megatrading
- SHIP — Sillo Maritime Perdana
- DUTI — Duta Pertiwi
- BSWD — Bank of India Indonesia
- INDO — Royalindo Investa Wijaya
- BIKE — Bhineka Inovasi Ketahanan Energi
- MSJA — Multi Spunindo Jaya
- NICK — Charnic Capital
- SAFE — Steady Safe
- BDKR — Berdikari Pondasi Perkasa
- MDIA — Intermedia Capital
- BAJA — Saranacentral Bajatama
- BKDP — Bukit Darmo Property
- ALKA — Alakasa Industrindo
- AGAR — Asia Sejahtera Mina
- BNII — Bank Maybank Indonesia
- MCOL — Prima Andalan Mandiri
- LIFE — MSIG Life Insurance Indonesia
- POLU — Golden Flower
- ELPI — Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari
- KING — Hoffmen Cleanindo
- ALII — Ancara Logistics Indonesia
- FITT — Hotel Fitra International
- YUPI — Yupi Indo Jelly Gum
- KONI — Perdana Bangun Pusaka
- MKPI — Metropolitan Kentjana
- CMNT — Cemindo Gemilang
- SMAR — Sinar Mas Agro Resources and Technology
- CMNP — Citra Marga Nusaphala Persada
- PRAY — Famon Awal Bros Sedaya
- MPRO — Maha Properti Indonesia
- BELI — Global Digital Niaga
- MEGA — Bank Mega
- GEMS — Golden Energy Mines
- MLPT — Multipolar Technology
- STTP — Siantar Top
- BTPN — Bank SMBC Indonesia
- BBSI — Krom Bank Indonesia
- SILO — Siloam International Hospitals
- FAPA — FAP Agri
- RISE — Jaya Sukses Makmur Sentosa
- SOHO — Soho Global Health
- BBHI — Allo Bank Indonesia
- PGUN — Pradiksi Gunatama
- BINA — Bank Ina Perdana
- BNLI — Bank Permata
- SRAJ — Sejahteraraya Anugrahjaya
- MORA — Ekamas Mora Republik
- DNET — Indoritel Makmur Internasional
- BYAN — Bayan Resources
- DCII — DCI Indonesia
- HATM — Habco Trans Maritima
- DGWG — Delta Giri Wacana
- SATU — Kota Satu Properti
- MGRO — Mahkota Group
- TCPI — Transcoal Pacific
- WBSA — BSA Logistics Indonesia
- SOTS — Satria Mega Kencana
- ROCK — Rockfields Properti Indonesia
- RLCO — Abadi Lestari Indonesia
- IFSH — Ifishdeco
- DSSA — Dian Swastatika Sentosa
- BREN — Barito Renewables Energy
- AGII — Samator Indo Gas

