KITAINDONESIASATU.COM — Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Arab Saudi mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga negaranya di tengah meningkatnya ketegangan akibat konflik yang melibatkan Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman.
Warga AS diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan serangan menggunakan rudal maupun drone.
Peringatan tersebut diterbitkan Misi AS di Arab Saudi pada Senin (5/10/2026) waktu setempat. Dalam pemberitahuan itu, warga Amerika diminta mengikuti informasi keamanan resmi dari pemerintah Saudi, termasuk arahan yang dikeluarkan Badan Pertahanan Sipil setempat.
Meski memperingatkan adanya potensi serangan, Misi AS menyatakan tidak terdapat perubahan pada postur keamanan maupun operasional diplomatiknya di Arab Saudi. Layanan konsuler rutin dan darurat juga tetap tersedia bagi warga negara AS.
Konflik Yaman Kembali Memanaskan Situasi Saudi
Peringatan Washington muncul ketika konflik Yaman kembali memasuki fase yang lebih tegang.
Pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi melancarkan operasi untuk merebut wilayah dari Houthi. Pertempuran tersebut turut meningkatkan risiko serangan lintas batas terhadap wilayah Arab Saudi.
Houthi sebelumnya mengklaim telah melancarkan serangan menggunakan rudal dan drone terhadap sejumlah sasaran di Arab Saudi.
Salah satu klaim terbaru menyebut fasilitas Saudi Aramco di Riyadh menjadi target, meski laporan tersebut belum dikonfirmasi secara independen oleh pemerintah Saudi maupun Aramco.





