KITAINDONESIASATU.COM – Naturalisasi pemain sepak bola sering dibicarakan dari sisi prestasi, paspor, dan peluang memperkuat Timnas Indonesia. Namun, di balik perjalanan tersebut, ada cerita lain yang tidak kalah menarik, yakni kehidupan pribadi sejumlah pemain asing yang akhirnya membangun keluarga bersama perempuan Indonesia.
Bagi sebagian pemain, Indonesia bukan sekadar tempat mencari klub baru. Bertahun-tahun tinggal dan berkarier di tanah air membuat mereka beradaptasi dengan lingkungan, budaya, hingga kehidupan keluarga.
Mengutip dari berbagai sumber, Sabtu (3/10), salah satu kisah yang paling dikenal adalah Cristian Gonzales. Penyerang kelahiran Uruguay tersebut menjalani karier panjang di Indonesia dan kemudian menjadi Warga Negara Indonesia pada 2010. Ia menikah dengan Eva Gonzales, perempuan Indonesia yang kemudian mendampingi perjalanan kariernya di tanah air.
Gonzales juga pernah menjadi bagian penting Timnas Indonesia, termasuk pada era Piala AFF 2010.
Cerita serupa datang dari Alberto Goncalves atau Beto. Pemain asal Brasil itu lama berkarier di kompetisi Indonesia sebelum resmi menjadi WNI pada 2018. Beto menikah dengan Rosmala Dewi dan kemudian mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia.
Nama Greg Nwokolo juga masuk dalam cerita tersebut. Pemain asal Nigeria itu menjadi WNI pada 2011 dan kemudian menikah dengan model Indonesia, Kimmy Jayanti. Greg tercatat pernah memperkuat Timnas Indonesia dengan delapan penampilan dan mencetak dua gol.
Ada pula Diego Michiels. Lahir di Belanda, Diego memilih menjadi WNI dan kemudian menjalani perjalanan panjang di sepak bola Indonesia. Ia menikah dengan Dhea Ananda pada 2019 dan juga pernah memperkuat Timnas Indonesia.
Sementara itu, Esteban Vizcarra membawa cerita dari Argentina. Setelah lama berkarier di Indonesia, Vizcarra menjadi WNI dan menikah dengan Resti Ayu Firdina. Namanya kemudian ikut menghiasi perjalanan sepak bola nasional setelah mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia.
Kisah keluarga juga muncul dalam perjalanan Ilija Spasojevic. Penyerang asal Montenegro tersebut secara terbuka menyebut pernikahannya dengan perempuan Indonesia dan status anak-anaknya sebagai WNI dalam proses perjalanan menuju kewarganegaraan Indonesia.
Saat PSSI memberikan rekomendasi naturalisasi pada 2017, faktor lamanya Spasojevic tinggal di Indonesia, pernikahan dengan perempuan Indonesia, serta anak-anaknya yang berstatus WNI turut menjadi bagian dari latar belakang yang diberitakan.
Nama lainnya adalah Lee Yu-jun. Pemain asal Korea Selatan itu menjadi WNI setelah menjalani proses naturalisasi. Dalam pemberitaan mengenai proses tersebut, Lee disebut memiliki istri dan anak di Indonesia. Ia juga menyampaikan keinginan untuk membela Timnas Indonesia sebagai salah satu alasan perjalanan kewarganegaraannya.
Deretan cerita tersebut menunjukkan sisi lain dari naturalisasi pemain sepak bola. Ada pemain yang datang ke Indonesia untuk mengejar karier, kemudian bertahun-tahun menetap, membangun keluarga, dan pada akhirnya memilih Indonesia sebagai negara tempat mereka melanjutkan kehidupan.
Karena itu, kisah naturalisasi tidak selalu berhenti pada pergantian paspor. Bagi sejumlah pemain, perjalanan menjadi bagian dari sepak bola Indonesia juga beriringan dengan perjalanan membangun kehidupan dan keluarga di tanah air.
Dari lapangan hijau hingga kehidupan keluarga, Indonesia akhirnya menjadi bagian penting dari cerita hidup mereka. (*)






