KITAINDONESIASATU.COM – Sosok Cavendish menjadi salah satu karakter yang mencuri perhatian dalam cerita One Piece, terutama saat Arc Dressrosa. Di balik wajah tampan dan gaya narsisnya, ternyata “Pangeran Bajak Laut” ini menyimpan kekuatan serta sisi gelap yang sangat berbahaya.
Cavendish dikenal sebagai kapten Bajak Laut Cantik (Beautiful Pirates). Setelah berbagai peristiwa di Dressrosa, ia juga bergabung sebagai Komandan Divisi Pertama Armada Besar Topi Jerami (Straw Hat Grand Fleet) yang dipimpin Monkey D. Luffy.
Cavendish of the White Horse berasal dari Kerajaan Bourgeois. Sebelum terjun ke dunia bajak laut, ia merupakan seorang pangeran.
Namun, kehidupannya berubah setelah ketampanannya justru menjadi masalah. Popularitas Cavendish membuat para wanita di kerajaannya tidak tertarik menikah dengan pria lain. Kondisi tersebut berujung pada pengasingan dirinya.
Sejak menjadi bajak laut, Cavendish dikenal sangat percaya diri, narsis, sekaligus haus perhatian. Ia bahkan sempat menyimpan kekesalan terhadap kelompok yang disebut Generasi Terburuk, termasuk Luffy, karena merasa perhatian dunia bajak laut telah direbut oleh mereka.
Di balik sifatnya yang kerap mengundang tawa, Cavendish merupakan pendekar pedang yang sangat berbahaya.
Ia menggunakan Durandal, pedang berstatus Meito, dan dikenal memiliki teknik anggar dengan kecepatan tinggi. Refleks serta kemampuan fisiknya juga berada jauh di atas manusia biasa.
Menariknya, Cavendish tidak mengandalkan kekuatan Buah Iblis untuk bertarung.
Namun, kekuatan sebenarnya baru terlihat ketika sisi lain dalam dirinya muncul.
Hakuba, Sisi Gelap Cavendish yang Bikin Lawa Ketar-ketir
Cavendish memiliki kepribadian kedua bernama Hakuba. Hakuba muncul ketika Cavendish tertidur dan memiliki karakter yang sangat berbeda. Jika Cavendish dikenal narsis dan gemar mencari perhatian, Hakuba justru merupakan sosok brutal dengan kecepatan serta kekuatan yang jauh lebih mengerikan.
Dalam pertarungan di Corrida Colosseum, kemampuan Hakuba terlihat sangat jelas. Ia mampu menebas para petarung Blok D dalam waktu yang sangat singkat.
Tetapi ada satu persoalan besar. Hakuba tidak mampu membedakan kawan dan lawan.
Kondisi tersebut membuat kekuatan luar biasa yang dimilikinya sekaligus menjadi ancaman bagi siapa pun yang berada di dekatnya.
Hubungan Cavendish dengan Luffy mengalami perubahan besar setelah peristiwa Dressrosa.
Usai kekalahan Donquixote Doflamingo, Cavendish menyatakan kesetiaannya kepada Luffy dan menjadi bagian dari Armada Besar Topi Jerami.
Ia membawa sekitar 75 anggota Bajak Laut Cantik di bawah kepemimpinannya.
Perubahan dari sosok yang sebelumnya kesal karena popularitas Luffy hingga akhirnya menjadi salah satu sekutunya menjadi bagian menarik dari perjalanan karakter Cavendish.
Dengan kekuatan pedang, kecepatan Hakuba, dan posisinya sebagai salah satu komandan Armada Besar Topi Jerami, kemunculan Cavendish kembali dalam konflik besar di dunia One Piece menjadi salah satu hal yang terus menarik perhatian penggemar. (*)





