KITAINDONESIASATU.COM – Fenomena unik menghebohkan warga Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada beberapa waktu lalu. Sebuah sumber mata air di kampung tersebut tiba-tiba berubah warna menjadi merah dan menarik perhatian warga yang penasaran hingga berdatangan ke lokasi.
Tak sedikit warga yang menganggap air tersebut memiliki tuah. Sebagian bahkan membawa pulang air dari lokasi, sementara lainnya meminumnya langsung dari kolam.
“Iya banyak warga yang datang ke lokasi itu. Bahkan sebagian dari mereka membawa air nya dan ada pula yang meminumnya langsung di kolam,” ucap Adul, salah satu warga setempat, Selasa 22 September 2026.
Fenomena tersebut kemudian tersebar dan viral di media sosial. Beragam spekulasi pun bermunculan, termasuk mengaitkan perubahan warna air dengan hal-hal gaib.
Untuk mengantisipasi munculnya keresahan di tengah masyarakat, Kasi Trantib Kecamatan Gunungsindur Sugiharto mendatangi lokasi untuk memastikan warga tetap tertib dan tidak terjadi kegaduhan.
Selain itu, Camat, Kapolsek serta Kepala Desa pada Senin, 21 September pagi, juga mendatangi lokasi dan memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat yang datang.
Aparat juga mengambil sampel air untuk diuji secara klinis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Langkah tersebut dilakukan demi memastikan keamanan air jika dikonsumsi langsung oleh warga yang berharap tuah.
Banyaknya warga yang penasaran membuat petugas Polsek Gunungsindur ikut turun tangan guna mengamankan lokasi tersebut.
Kapolsek Gunungsindur AKP Ucup Supriatna mengatakan pihaknya tidak perlu memberi garis polisi dan penanganan khusus karena kondisi airnya sudah normal kembali.
Menurut warga, fenomena tersebut baru pertama kali terjadi. Warga pun mengabadikan fenomena itu sejak Sabtu, 19 September, dan kemudian viral di platform media sosial.
Namun, fenomena serupa akhirnya dipadankan oleh warganet dengan memberi bukti bahwa bagian batang kayu sebuah pohon secang dapat berubah warna merah jika terendam.
Warga sekitar menyebut jika kolam pemandian itu adalah bagian dari lokasi makam dari seorang tokoh bernama Raden Pangeran Fak Fak.
Arfin Sahari, juru kunci makam itu, mengaku dirinya sempat bermimpi bertemu orang-orang besar dan air di kolam tersebut penuh dan meluap.
“Saya tak tau mimpi tersebut artinya apa, tetapi setelah itu besoknya air kolam berubah warna jadi merah. Untuk seminggu ke depan kolam ini akan ditutup,” tutupnya.






