KITAINDONESIASATU.COM – Aksi unjuk rasa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) bersama pedagang Pasar Tanjung di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026) sore, diwarnai insiden mengejutkan.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Jember, Sartini, mendadak pingsan saat menemui massa aksi.
Insiden tersebut terjadi ketika suasana demonstrasi masih berlangsung dan diwarnai adu argumen mengenai persoalan penataan Pasar Tanjung.
Kondisi Sartini diketahui sedang dalam masa pemulihan setelah sakit. Ia juga cukup lama berdiri di bawah cuaca panas sehingga kondisi fisiknya tiba-tiba menurun.
Kronologi Kadiskop Jember Pingsan
Sartini menemui pendemo bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember Ratno Cahyadi Sembodo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Tri Indra Purnomo, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah lainnya.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut membawa sejumlah tuntutan terkait tata kelola Pasar Tanjung. Massa meminta pemerintah menertibkan pedagang yang berjualan di tepian jalan serta mengembalikan fungsi Jalan Samanhudi sebagai jalan umum.
Pendemo juga meminta bertemu langsung dengan Bupati Jember Muhammad Fawait. Namun, hingga aksi berakhir, permintaan tersebut belum terpenuhi.
Dalam dialog, Sartini sempat menjelaskan upaya pemerintah menata pedagang, termasuk membersihkan sisi utara Pasar Tanjung untuk menyediakan ruang bagi pedagang yang sebelumnya berjualan di tepi jalan.
Setelah menyerahkan mikrofon kepada Ratno, Sartini memilih diam. Tidak lama kemudian, tubuhnya terlihat limbung hingga akhirnya pingsan. Sejumlah orang yang berada di dekatnya langsung membantu dan mengevakuasinya ke klinik Pemkab Jember.






