News

Mayat ART Tenggelam di Toren, Kepolisian Menunggu Hasil Visum

×

Mayat ART Tenggelam di Toren, Kepolisian Menunggu Hasil Visum

Sebarkan artikel ini
FotoJet 15 5
Kepolisian Menunggu Hasil Visum

KITAINDONESIASATU.COM – Kematian seorang pembantu, berinisial NM (64), yang tubuhnya lebam kaku di dalam toren, masih terus diselidiki Polsek Kelapa Gading.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan asisten rumah tangga (ART) berinisial NM (64) ditemukan meninggal dunia di dalam wadah penampungan air (toren).

Ia tewas dalam keadaan nyaris telanjang dengan kondisi tubuh lebam kaku, di rumah majikan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (24/10/2024).

Korban pertama kali ditemukan oleh sopir yang bekerja di rumah tersebut pada Kamis pagi. Sopir menemukan korban telah meninggal dunia di dalam toren air.

Sopir juga bekerja dengan majikan yang sama dengan korban. Namun, si sopir ini bekerja tidak menginap. Setelah selesai bekerja, sopir pulang ke rumahnya sendiri.

Dari hasil visum sementara yang dikeluarkan RS Polri Kramat Jati dan hasil daripada Dokkes Polres, memang ada lebam.

“Tapi, ada kemungkinan karena lebam kaku mayat,” kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Emir Maharto pada Jumat (25/10) di Mapolsek.

Polisi menduga korban meninggal saat tengah membersihkan toren, karena dari hasil olah TKP ditemukan ada beberapa bukti, antara lain sikat.

“Diduga memang yang bersangkutan sedang melakukan pembersihan toren,” ujar Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom.

Dia katakan, dugaan itu sesuai dengan chat korban dengan sopir. Sehari sebelum korban ditemukan tewas, atau tepatnya Rabu (23/10), ART itu mengajak sopir membersihkan toren.

“Di chat HP korban terbaca bahwa yang bersangkutan ini mengajak saksi pertama, sopir yang kerja di rumah tersebut untuk ikut membantu membersihkan toren pada hari Rabu,” tuturnya.

Meski begitu, untuk mengetahui sebab pasti kematiannya pihaknya masih melakukan serangkaian penyelidikan mendalam.

Sejauh ini sudah empat orang saksi dimintai keterangan oleh penyidik.

Menjawab pertanyaan apakah ada tanda-tanda kekerasan, Kapolsek Maulana masih menunggu dari pihak RS Polri Kramat Jati.

“Nanti akan kami jelaskan ketika hasil RS Polri Kramat Jati sudah keluar,” ucapnya.

Juga, lanjutnya, setelah selesai dari hasil serangkaian penyelidikan dari tim Reskrim Polsek Kelapa Gading, maka sudah bisa lebih jelas terang benderang peristiwanya.

Saat ini, katanya, kepolisian telah mengembalikan mayat NM ke pihak keluarganya di Jawa Timur.- ***
Aris MP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *