KITAINDONESIASATU.COM – Nama besar Van Halen kembali menjadi sorotan dunia. Kali ini bukan karena konser atau rilisan musik, melainkan karena sebuah penghormatan bergengsi yang membuat sosok di balik dentuman drum band rock legendaris tersebut resmi menyandang gelar Ksatria dalam Orde Singa Belanda (Order of the Netherlands Lion).
Adalah Alex Van Halen, drummer Van Halen, yang menerima penghargaan bergengsi tersebut dalam sebuah upacara di Nijmegen, Belanda. Kota ini memiliki arti khusus bagi Alex dan mendiang saudaranya, Eddie Van Halen, karena keduanya tumbuh besar di sana sebelum keluarganya pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat, pada 1962.
Penghargaan tersebut bukan sembarang tanda kehormatan. Orde Singa Belanda merupakan salah satu penghargaan sipil tertinggi di Belanda, yang diberikan kepada individu atas kontribusi dan keunggulan luar biasa dalam berbagai bidang, termasuk seni, sains, dan olahraga.
Dengan penganugerahan ini, perjalanan Alex Van Halen sebagai salah satu drummer paling berpengaruh dalam sejarah musik rock mendapat pengakuan hingga ke negeri tempat masa kecilnya bermula.
Dalam upacara tersebut, Alex menyampaikan rasa syukurnya. Ia juga menilai penghargaan seperti ini memiliki makna lebih luas karena dapat menjadi bentuk pengakuan sekaligus motivasi bagi mereka yang memberikan kontribusi besar melalui bidang yang digelutinya.
“Sepupu saya yang mengurus sebagian besar acara ini. Tapi saya sangat bersyukur,” ujar Alex, dikutip dari Consequence, Kamis, 3 September 2026.
Menurut Alex, penghargaan semacam itu memberikan martabat dan keseriusan terhadap apa yang telah dilakukan seseorang sepanjang hidupnya. Baginya, menerima penghargaan juga berarti memiliki sesuatu yang layak dibanggakan sekaligus diperjuangkan.
“Anda harus punya sesuatu yang bisa dibanggakan dan diperjuangkan,” tutur Alex.
Momen emosional itu tidak berhenti pada prosesi penganugerahan. Setelah menerima penghargaan, Alex juga membubuhkan tanda tangan di Book of the City, buku tamu khusus yang diperuntukkan bagi tokoh-tokoh penting yang berkunjung ke Nijmegen.
Pemerintah Kota Nijmegen pun secara khusus menyoroti hubungan Alex dengan kota tersebut. Meski telah puluhan tahun berkarier di Amerika Serikat dan menjadi bagian dari sejarah rock dunia, ikatan Alex dengan Nijmegen ternyata masih kuat.
“Alex masih merasakan keterikatan dengan Nijmegen, dan Nijmegen pun pada gilirannya menghormati band tersebut,” ungkap Pemerintah Kota Nijmegen dalam keterangan resminya.
Bagi pemerintah setempat, warisan Van Halen bukan sekadar cerita masa lalu. Musik yang dibangun Alex dan Eddie telah meninggalkan jejak panjang dan menginspirasi generasi musisi.
Dentuman Drum Alex Van Halen Diakui Dunia
Pemerintah Kota Nijmegen menilai kontribusi Alex terhadap musik tidak hanya tercermin dari kesuksesan Van Halen sebagai salah satu band rock terbesar Amerika Serikat.
Gaya permainan drum Alex yang khas dan mudah dikenali menjadi bagian penting dari identitas musik Van Halen.
“Warisan musik Alex van Halen dan band Van Halen sangatlah luar biasa. Sebagai seorang penabuh drum, ia mengembangkan suara yang mudah dikenali dan gaya khasnya sendiri, serta menginspirasi para musisi selama bergenerasi-generasi,” demikian pernyataan resmi tersebut.
Atas perjalanan kariernya, Alex akhirnya resmi diangkat menjadi Ksatria dalam Orde Singa Belanda.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kisah Van Halen tidak hanya lahir di panggung-panggung besar Amerika. Jauh sebelum nama Van Halen mengguncang dunia rock, Alex dan Eddie adalah dua bersaudara yang pernah tumbuh di Nijmegen.
Kini, puluhan tahun setelah meninggalkan kota tersebut, salah satu putranya kembali bukan sebagai anak muda yang mengejar mimpi, melainkan sebagai legenda musik dunia yang dianugerahi gelar kehormatan oleh Belanda. (*)



