Keuangan

IHSG Melemah 0,57 Persen, Harga Minyak dan Tekanan Global Jadi Beban Pasar

×

IHSG Melemah 0,57 Persen, Harga Minyak dan Tekanan Global Jadi Beban Pasar

Sebarkan artikel ini
IHSG Melemah
10 Saham Top Losers BEI Pekan Ini, ALDO dan AIMS Terjun Paling Dalam

KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak melemah pada perdagangan Rabu pagi, 2 September 2026.

Tekanan terhadap pasar saham domestik sejalan dengan pelemahan sejumlah bursa global dan Asia, terutama akibat kenaikan harga minyak mentah serta meningkatnya kekhawatiran inflasi.

IHSG sebelumnya sempat dibuka menguat, tetapi berbalik arah. Hingga pukul 09.50 WIB, indeks turun 37,34 poin atau 0,57 persen ke level 6.562,60. Pelemahan juga terjadi pada indeks LQ45 yang terkoreksi 4,61 poin atau 0,70 persen menjadi 649,80.

Pergerakan tersebut menunjukkan investor masih menghadapi sentimen eksternal yang cukup kuat. Kenaikan harga komoditas energi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.

Harga Minyak Naik, IHSG Global Ikut Tertekan

Harga minyak mentah global mengalami kenaikan hampir 5 persen pada perdagangan Selasa (1/9/2026), di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Di Amerika Serikat, imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun juga meningkat hingga sekitar 4,792 persen. Kenaikan yield mencerminkan meningkatnya perhatian investor terhadap inflasi dan kondisi fiskal.

Tekanan serupa terlihat di pasar saham global. Wall Street ditutup melemah dengan S&P 500 turun 0,71 persen, Nasdaq Composite terkoreksi 1,03 persen, sedangkan Dow Jones melemah 0,79 persen. Bursa Asia juga mayoritas berada di zona merah pada perdagangan Rabu pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *