KITAINDONESIASATU.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengembangkan industri perbankan syariah di Indonesia yang semakin mendukung pertumbuhan perekonomian termasuk di daerah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dan industri perbankan syariah di harapkan menjadi landasan kuat untuk pertumbuhan perbankan syariah. Khususnya untuk mendukung program-program ekonomi dan prioritas pembangunan di daerah.
Dian Ediana Rae menyampaikan hal itu dalam Workshop Peran Perbankan Syariah terhadap Perekonomian Daerah di Banda Aceh. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Kegiatan Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah Tahun 2024 di Banda Aceh pada 24-26 Oktober 2024.
Ia menuturkan pengembangan perbankan syariah meliputi penguatan peran berbagai pihak di ekosistem ekonomi syariah sebagai landasan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Pengembangan ekosistem keuangan syariah dapat mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, meningkatkan aktivitas keuangan dalam lingkup perbankan syariah, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Dengan demikian, perbankan syariah di harapkan menjadi industri yang sehat, efisien, berintegritas, dan berdaya saing sesuai dengan prinsip syariah. Sehingga dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Di sebutkan, perbankan syariah telah menunjukkan kinerja dan ketahanan yang baik. Termasuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa krisis ekonomi dan pandemi COVID-19.
Baca juga: OJK Serius Awasi Bank Banten



