Berita UtamaNews

36.664 Balita di DKI Hadapi Masalah Gizi, 10.340 Anak di antaranya Stunting!

×

36.664 Balita di DKI Hadapi Masalah Gizi, 10.340 Anak di antaranya Stunting!

Sebarkan artikel ini
masalah gizi
Ilustrasi masalah gizi (ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta akan memprioritaskan program percepatan penurunan stunting pada anak di tahun 2025. Berdasarkan data Dinkes DKI sepanjang Januari sampai Agustus 2024 tercatat sebanyak 36.664 balita di Jakarta menghadapi masalah gizi.

“Prinsipnya adalah pada siklus hidup mulai dari ibu hamil, melahirkan, balita, remaja putri, dewasa produktif, lansia, semua ada program kesehatannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Jakarta, Jumat 25 Oktober 2024.

Ani memaparkan, rencana kegiatan program dan anggaran 2025 terdiri dari beberapa hal. Antara laina pemberian pangan keperluan medis khusus (PKMK) sebesar Rp22 miliar untuk 4.527 kasus stunting, dan pemberian makanan tambahan (PMT) terhadap kasus berat badan turun (weight faltering) sebesar Rp10 miliar untuk 29.220 kasus.

Selain itu, PMT untuk berat badan di bawah standar (under weight) Rp1,8 miliar untuk 3.629 kasus, PMT gizi kurang Rp3,7 miliar untuk 3.156 kasus dan tatalaksana balita gizi buruk Rp2,5 miliar untuk 1.006 kasus.

Diketahui, dari 36.664 balita di Jakarta menghadapi masalah gizi, 26,74 persen atau 10.340 anak mengalami stunting, 4,24 persen atau 1.638 anak mengalami gizi buruk, 26,32 persen atau 10.178 anak mengalami gizi kurang, dan 42,70 persen atau 16.508 anak mengalami berat badan kurang.

Kendati demikian, dari 10.340 kasus stunting, 5.969 anak sudah membaik dan 4.371 anak yang masih berjuang.

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan berbagai pihak melalui program Jakarta Beraksi (Bergerak Atasi Stunting) untuk mengurangi masalah stunting. (Aldi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *