KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi, membocorkan agenda retreat di Akademi Militer (Akmil), Gunung Tidar, Magelang, Jawa Tengah, mulai Kamis (24/10) hingga Minggu (27/10). Di mana nantinya semua menteri dan Wamen akan diangkut menggunakan pesawat hercules.
Dikatakan Budi, para menteri serta wamen Kabinet Merah Putih akan berangkat ke Magelang pada Kamis siang. Dan pembekalan selama empat hari itu dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Besok hari Kamis jam 13.30 akan berangkat ke Magelang menggunakan pesawat Hercules, ini bertujuan untuk menyolidkan kabinet,” kata Budi Arie Setiadi, Rabu (23/10).
“Semua menteri dan wamen, sampai hari Minggu. Empat hari untuk mengikuti pembekalan-pembekalan supaya kabinet ini bisa solid dan bisa bekerja buat bangsa, negara, dan rakyat,” tambahnya.
Budi mengaku, dirinya belum mengetahui materi apa saja yang akan diberikan selama mengikuti retreat di Magelang, dan hanya tahu bakal ada kegiatan outbound. Kabinet Merah Putih juga akan tidur di tenda dan pakaian yang akan dikenakan ada seragam warna putih, baju dan jaket loreng, celana loreng, dan sepatu tentara.
“Outbound, yang penting kan team building, soliditas, karena permasalahan bangsa ini juga harus diselesaikan secara bersama-sama,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), juga mengungkapkan persiapan jelang acara ini dimulai. Di mama seragam lapangan telah dibagikan kepada para anggota Kabinet Merah Putih.
“Persiapannya sesuai dengan yang disampaikan, yang sudah diumumkan, tentu kita ingin mempersiapkan dari mulai seragam. Kemarin dibagi juga seragam lapangan, jadi saya rasa akan menjadi kegiatan yang sangat memorable, mengesankan,” ujar AHY.
AHY juga mengungkapkan, bagi mereka yang pernah dididik di Akademi Militer (Akmil), kegiatan itu akan menjadi nostalgia. “Kalau bagi kami yang pernah dididik di sana, di Lembah Tidar, di Akademi Militer akan menjadi nostalgia juga sekaligus mengingat-ingat masa-masa dulu di taruna sana,” ungkapnya. (*)


