Berita Utama

Bitcoin Menguat ke US$64.887, Data Tenaga Kerja AS Jadi Pemicu Kenaikan

×

Bitcoin Menguat ke US$64.887, Data Tenaga Kerja AS Jadi Pemicu Kenaikan

Sebarkan artikel ini
Bitcoin
Bitcoin Genap 18 Tahun, Harga Masih di Sekitar US$77 Ribu (Ist.)

KITAINDONESIASATU.COM – Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat pada perdagangan Sabtu, 8 Agustus 2026.

Penguatan terjadi setelah data tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan pelemahan, sehingga pasar memperkirakan The Fed berpeluang mempertahankan suku bunga pada pertemuan September.

Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 10.00 WIB, Bitcoin naik 0,8 persen ke level US$64.887 per koin atau sekitar Rp1,15 miliar dengan asumsi kurs Rp17.801 per dolar AS.

Harga BTC sebelumnya sempat menyentuh US$65.340 atau menguat 1,3 persen setelah laporan ketenagakerjaan dirilis.

Data Tenaga Kerja AS Jadi Sentimen Pasar Bitcoin

Laporan Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan perekonomian kehilangan 23.000 lapangan kerja selama Juli. Tingkat pengangguran berada di angka 4,1 persen.

Data periode sebelumnya juga direvisi turun sehingga memperkuat persepsi mengenai pelemahan pasar kerja Amerika Serikat.

Situasi tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed tidak perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Kebijakan moneter yang lebih longgar berpotensi memberikan sentimen positif terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Kapitalisasi pasar kripto global turut meningkat 0,56 persen dalam 24 jam menjadi US$2,21 triliun. Ethereum naik 0,51 persen ke US$1.912, sedangkan indeks CoinDesk 20 menguat 0,67 persen. Binance Coin justru melemah 0,24 persen ke US$591.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *