KITAINDONESIASATU.COM – Poster film horor The Mummy garapan sutradara Lee Cronin kembali menuai kontroversi. Otoritas Inggris resmi melarang materi promosi tersebut dipasang di jaringan kereta bawah tanah London setelah dinilai terlalu menyeramkan dan berpotensi menakut-nakuti anak-anak.
Poster yang sebelumnya menghiasi sejumlah stasiun menjelang perilisan film pada April lalu menampilkan close-up sosok perempuan yang telah menjadi mumi dengan kulit abu-abu, satu mata membengkak, serta balutan kain kafan bertuliskan simbol hieroglif. Di bagian bawah terpampang slogan, “Some things are meant to stay buried” atau “Beberapa hal memang seharusnya tetap terkubur.”
Advertising Standards Authority (ASA) mengungkap telah menerima 30 laporan pengaduan dari masyarakat terkait poster tersebut. Setelah melakukan peninjauan, ASA menyimpulkan tampilan wajah mumi yang cekung, pucat, dan tak bernyawa dapat menyerupai anak yang telah meninggal sehingga berpotensi memicu rasa takut, khususnya pada anak-anak.
Kekhawatiran itu semakin besar setelah diketahui salah satu poster dipasang di lokasi yang dapat terlihat langsung dari sebuah taman kanak-kanak. Atas dasar itu, ASA menyatakan iklan tersebut melanggar aturan periklanan terkait tanggung jawab sosial dan unsur yang dapat menimbulkan keresahan publik.
Akibat keputusan tersebut, poster The Mummy dilarang kembali dipasang di ruang publik dalam bentuk yang sama, termasuk di jaringan London Underground.
Warner Bros. sempat membela materi promosinya. Studio tersebut menjelaskan bahwa sosok dalam poster adalah mumi yang masih hidup dan telah kembali kepada keluarganya sebagai remaja atau dewasa muda. Menurut mereka, ekspresi wajah yang netral, mata yang tetap terbuka, serta tidak adanya rantai atau belenggu sengaja dipilih agar tampilannya tidak terlihat terlalu mengerikan.
Namun, penjelasan itu tidak mengubah keputusan regulator. ASA tetap mempertahankan larangan tersebut, meski pada saat yang sama menolak sejumlah keluhan lain yang menyebut poster itu tidak sensitif terhadap keluarga yang kehilangan anak maupun situasi konflik global. Menurut ASA, judul film dan informasi tanggal rilis sudah cukup menjelaskan bahwa gambar tersebut merupakan bagian dari promosi film horor.
Film The Mummy sendiri mulai tayang di bioskop Indonesia pada 15 April. Dibintangi Jack Reynor, dan Laia Costa, film ini mengisahkan pasangan suami istri yang kembali bertemu putri mereka delapan tahun setelah dinyatakan hilang. Namun, kepulangan sang anak justru membuka teror mengerikan yang mengubah kebahagiaan menjadi mimpi buruk.
Karya Lee Cronin ini menjadi interpretasi baru dari waralaba The Mummy yang pertama kali hadir lewat film klasik tahun 1932. Film tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan seri petualangan The Mummy yang populer sejak 1999, sementara Brendan Fraser, dan Rachel Weisz dijadwalkan kembali membintangi The Mummy 4 yang akan dirilis pada 19 Mei 2028. (*)





