KITAINDONESIASATU.COM – Isu perombakan kabinet (reshuffle) kabinet pemerintahan Prabowo Subianto kembali muncul. Ini menyusul mundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo pekan lalu dan harus dicari penggantinya.
Kali ini, pengamat politik Rocky Gerung, dalam ungkapannya di YouTube, Jumat 31 Juli 2026 menduga perombakan kabinet (reshuffle) oleh Presiden akan mulai bergulir pada minggu depan. Menurut analisisnya, proses reshuffle ini tidak akan dilakukan secara serentak dalam satu waktu, melainkan bakal bertahap atau dicicil hingga bulan Oktober mendatang.
Prediksi tersebut disampaikan Rocky setelah dia menyinggung turunnya kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo menurut hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) baru-baru ini.
Sebelumnya berdasarkan survei itu, kepuasan telah turun drastis dari 81 persen pada bulan November 2025 menjadi 51,1 persen pada bulan Juli 2026. Menurut SMRC, penurunan ini terjadi bersamaan dengan memburuknya penilaian publik terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum
Pernyataan tersebut menyoroti dinamika politik nasional dan kalkulasi strategis pemerintah dalam merespons konstelasi politik terkini. Pola reshuffle yang dicicil ini dipandang sebagai langkah untuk menjaga stabilitas politik serta efektivitas kinerja pemerintahan di sisa masa jabatan.
Isu perombakan kabinet senantiasa menjadi perhatian publik karena berpotensi mengubah peta kekuatan politik dan arah kebijakan di tingkat kementerian/lembaga.(*)




