KITAINDONESIASATU.COM – Federico Chiesa akhirnya memecah spekulasi soal masa depannya di Liverpool. Penyerang asal Italia itu menegaskan tidak memiliki niat hengkang dan siap berjuang keras demi merebut tempat utama di bawah pelatih anyar, Andoni Iraola, pada musim 2026/27.
“Saat ini saya bahagia di Liverpool. Saya mencintai klub ini, para suporternya, semuanya. Fokus saya hanya satu, yakni bekerja keras agar mendapat kesempatan bermain,” ujar Chiesa, dikutip dari The Athletic, Minggu (27/7).
Pernyataan tersebut disampaikan Chiesa usai tampil impresif dengan mencetak satu gol saat Liverpool menaklukkan Sunderland 4-2 dalam laga uji coba di Nashville.
Bagi Chiesa, kehadiran Iraola menjadi awal baru untuk membuktikan kualitasnya setelah dua musim terakhir kesulitan mendapatkan menit bermain reguler. Ia menilai setiap pergantian pelatih selalu membuka peluang bagi semua pemain untuk memulai dari nol.
“Ini babak baru. Kami memiliki pelatih baru dan saya harus fokus menunjukkan kemampuan. Musim lalu saya merasa siap mendapat peran lebih besar, tetapi keputusan tetap ada di tangan pelatih dan saya menghormatinya,” katanya.
Didatangkan dari Juventus pada Agustus 2024 dengan mahar 12,5 juta pound sterling, Chiesa belum mampu menjadi pilihan utama. Selama dua musim terakhir di bawah Arne Slot, ia hanya sembilan kali dipercaya sebagai starter di seluruh kompetisi, sehingga memunculkan rumor kepindahannya.
Meski demikian, pemain berusia 28 tahun itu memastikan belum ada pembicaraan khusus dengan Iraola mengenai peran yang akan dijalaninya musim ini. Komunikasi keduanya sejauh ini lebih berfokus pada penerapan taktik dan strategi permainan.
Menariknya, dalam laga kontra Sunderland, Iraola memainkan Chiesa sebagai penyerang tengah. Meski lebih dikenal sebagai pemain sayap, ia mengaku siap ditempatkan di posisi mana pun demi membantu tim.
“Saya memang lebih sering bermain di sisi sayap sepanjang karier, tetapi jika diminta menjadi striker saya juga siap,” ungkapnya.
Menurut Chiesa, Iraola membawa filosofi permainan berintensitas tinggi dengan tekanan agresif dan duel satu lawan satu yang kini mulai diterapkan dalam sesi latihan Liverpool.
Setelah musim lalu lebih banyak tampil sebagai pemain pengganti dengan total 31 penampilan dari bangku cadangan, Chiesa bertekad membawa The Reds kembali bersaing di papan atas.
Ia menilai finis di posisi kelima Liga Inggris musim lalu tidak mencerminkan besarnya nama Liverpool, apalagi klub tersebut sempat menjadi juara liga dua musim sebelumnya.
“Liverpool pantas mendapatkan hasil yang lebih baik. Musim ini kami harus tampil jauh lebih kuat, baik di Liga Inggris maupun Liga Champions. Saya yakin skuad ini memiliki kualitas untuk kembali bersaing meraih gelar,” tegasnya.
Tak hanya ingin sukses di level klub, Chiesa juga berharap performanya bersama Liverpool menjadi jalan untuk kembali mengenakan seragam tim nasional Italia. (*)






