KITAINDONESIASATU.COM – Persaingan mobil murah di Indonesia memasuki babak baru pada semester pertama 2026. Jika sebelumnya segmen Low Cost Green Car (LCGC) hanya diramaikan oleh Honda Brio Satya, Toyota Agya, dan Daihatsu Ayla, kini hadir mobil listrik yang menawarkan harga kompetitif.
Salah satu model yang mencuri perhatian adalah BYD Atto 1, yang dipasarkan mulai Rp199 juta dan mulai menjadi pesaing serius di kelas hatchback.
Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan Honda Brio Satya masih menjadi model LCGC lima penumpang dengan distribusi tertinggi sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Meski demikian, performa BYD Atto 1 menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat dan mulai menggeser dominasi mobil bermesin bensin di segmen kendaraan kompak.
Penjualan Mobil Listrik Makin Dekati LCGC
Sepanjang semester pertama 2026, BYD Atto 1 membukukan penjualan lebih dari sepuluh ribu unit.
Capaian tersebut hanya terpaut tipis dari Honda Brio Satya sebagai pemimpin pasar dan bahkan melampaui penjualan masing-masing Toyota Agya maupun Daihatsu Ayla.
Hasil ini memperlihatkan bahwa minat konsumen terhadap mobil listrik dengan harga terjangkau terus meningkat.
Di sisi lain, total penjualan LCGC secara keseluruhan mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa pasar mobil murah kini tidak lagi hanya bersaing antarmodel LCGC, tetapi juga harus menghadapi kehadiran kendaraan listrik yang menawarkan teknologi modern dan biaya operasional lebih efisien.




