KITAINDONESIASATU.COM – Fenomena diduga meteor jatuh di langit Jawa menjadi perhatian warga setelah muncul cahaya hijau terang yang melintas cepat dan memicu suara dentuman.
Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari dan membuat sejumlah masyarakat penasaran dengan objek bercahaya yang terlihat di udara.
Video penampakan cahaya seperti bola api kemudian ramai beredar di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Informasi mengenai diduga meteor tersebut semakin menguat setelah warga melaporkan adanya kilatan terang yang melintas sebelum menghilang di langit.
Objek diduga meteor itu disebut berbentuk bola api dengan ekor berwarna hijau kebiruan saat memasuki atmosfer Bumi.
Mantan Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, turut mengonfirmasi adanya laporan visual mengenai fenomena tersebut melalui akun media sosial resminya.
“Fenomena astronomi meteor ‘jatuh’ di langit P. Jawa. Meteor jatuh ini berbentuk bola api berekor hijau-kebiruan (fire ball) – 11 Juli 2026 ± 21:30 WIB,” tulis Daryono.
Menurut penjelasan awal, cahaya hijau yang muncul dapat terjadi akibat pembakaran material meteor ketika bergesekan dengan atmosfer.
Fenomena tersebut dikenal sebagai meteor terang atau bolide, yaitu meteor yang memiliki tingkat kecerahan tinggi saat melintas.
Selain kilatan cahaya, suara dentuman yang terdengar di sejumlah wilayah juga membuat warga menduga adanya benda langit yang jatuh.
Meski sempat menghebohkan masyarakat, hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat fenomena tersebut. (*)_






