KITAINDONESIASATU.COM – Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengaku sangat kagum sekaligus tersentuh oleh kehangatan sambutan yang diterimanya saat mendarat di Indonesia pada Senin (6/7/2026) sore. Lawatan kenegaraan selama tiga hari ini menandai penguatan hubungan diplomatik kedua negara mitra strategis tersebut.
Melalui unggahan resmi di akun media sosialnya, PM Modi mengungkapkan rasa hormatnya atas sambutan luar biasa dari pemerintah Indonesia. Kekaguman pemimpin India ini beralasan; begitu memasuki wilayah udara Tanah Air, pesawat kepresidenan India mendapat kawalan khusus dari jet tempur F-16 dan Sukhoi TNI AU.
Lebih dari itu, Presiden Prabowo Subianto juga menjemput langsung PM Modi di bawah tangga pesawat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Setelah itu, pada Selasa (7/7/2026) pagi rosesi penyambutan juga disemarakkan oleh dentuman meriam salvo serta pertunjukan tari tradisional Nusantara. Rangkaian protokoler ini dinilai PM Modi sebagai cerminan nyata dari keramahan luar biasa bangsa Indonesia.
Dalam kunjungan balasan ini, kedua pemimpin dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral di Istana Negara guna membahas kerja sama teknologi, kesehatan, hingga rencana restorasi Candi Prambanan.
Direncanakan, Narendra Modi, melanjutkan rangkaian kunjungan kenegaraannya di Indonesia dengan bertolak ke Yogyakarta besok, Rabu (8/7/2026). Agenda utama PM Modi di Kota Pelajar adalah mengunjungi kompleks Candi Prambanan, salah satu situs warisan dunia UNESCO terbesar.
Kunjungan ini bukan sekadar wisata, melainkan langkah konkret tindak lanjut kerja sama bilateral antara Indonesia dan India di sektor kebudayaan. Pemerintah India secara resmi berkomitmen mendukung penuh proyek pemugaran serta restorasi Candi Prambanan.
Tim ahli arkeologi dari India sebelumnya telah meninjau lokasi untuk menyusun rencana teknis pemeliharaan cagar budaya tersebut.
Setelah menyelesaikan agenda di Yogyakarta, PM Modi dijadwalkan langsung terbang menuju Australia untuk melanjutkan tur diplomatiknya. Kunjungan ke situs bersejarah ini menegaskan eratnya ikatan historis dan spiritualitas yang telah terjalin lama antara kedua bangsa.(*)






