KITAINDONESIASATU.COM – Kabar mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar di Tokopedia kembali menjadi sorotan.
Setelah beredar laporan bahwa sebagian besar karyawan terdampak, TikTok akhirnya memberikan penjelasan terkait langkah yang diambil setelah mengakuisisi mayoritas saham Tokopedia dari GoTo.
Perusahaan menyatakan bahwa perubahan organisasi dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian strategi riset dan pengembangan (R&D).
Langkah tersebut diklaim bertujuan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang, sekaligus memperkuat layanan bagi penjual, kreator, dan pengguna platform e-commerce yang berada di bawah naungan TikTok Shop dan Tokopedia.
Fakta di Balik Kabar PHK Tokopedia
Berikut sejumlah fakta yang menjadi perhatian publik:
- TikTok menyebut penyesuaian organisasi dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan mendukung pengembangan bisnis jangka panjang.
- Isu yang beredar menyebut jumlah karyawan di divisi teknologi berkurang drastis dibandingkan sebelum proses akuisisi.
- Operasional pengembangan teknologi dikabarkan semakin banyak ditangani oleh tim ByteDance yang berbasis di China.
- TikTok menjadi pemegang mayoritas saham Tokopedia setelah mengakuisisi 75,01 persen kepemilikan dari GoTo pada 2024.
- Meski menghadapi restrukturisasi, Tokopedia dan TikTok Shop tetap beroperasi sebagai platform e-commerce di Indonesia.



