KITAINDONESIASATU.COM – Open Trip Sailing Komodo adalah pilihan terbaik yang wajib diikuti setiap wisatawan yang pergi ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ratusan bahkan ribuan wisatawan di dunia yang datang ke Labuan Bajo hanya ingin menikmati keindahan laut dan alam di sekitar Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat dan sekitar Pulau Flores Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain kawasan pulau Komodo, Padar dan Rinca Kabupaten Manggarai Barat juga memiliki destinasi lain seperti Wae Rebo dan Pulau Noca Molas yang berjarak 80 km dari Labuan Bajo memiliki alam yang sangat indah.
Jika Anda tak ingin ribet Anda bisa mengikuti paket trip yang banyak ditemukan di kawasan wisata sekitar Labuan Bajo, dengan cara datang langsung ketika Anda sampi dilokasi atau mencari melalui online.
Jika Anda melalui online jangan sampai tertipu, pastikan angen wisata yang Anda tuju benar-benar rekomended yang bisa Anda lihat dari keberadaan akun yang terpasang di sosial media.
Dengan biro travel Anda bisa mengikuti open trip ke Pulau Padar, Pantai Pink, menyaksikan Komodo hingga senorkling di Taka Makassar dan Manta Poins untuk ikan Manta atau ikan Pari dengan leluasa tanpa ribet, begitu juga jika Anda mengunjung rumah adat di Wae Rebo.
Jika Anda memiliki kemampuan menyelam yang cukup dalam dan jika beruntung Anda bisa berpose bersama kelompok ikan Manta atau ikan Hiu Pari yang melintas di kedalaman tertentu di perairan itu.
Selainmenyaksikan keberadaan ikan Pari Anda juga bisa menikmati dan berpose di antara karang laut yang indah dengan air laut yang sangat jernih menjadi pilihan para wisatawan yang ingin berfoto di antara terumbu karang laut.
Banyak paket tersedia untuk berlayar melihat Sunrise di Pulau Padar, menyaksikan sunset dan menyaksikan ribuan kalong yang keluar dari sarangnya hingga menyelam dan menikmati keindahan sekitar kepulauan Padar dan Rinca yang menjadi tujuan trip Anda.
Beberapa paket umumnya berlayar 2 hari satu malam, ada paket trip 3 hari 2 malam hingga paket sehari saja, dengan harga mulai Rp1 jutaan, Rp2,5 jutaan hingga Rp4.2 jutaan, harga tergantung berapa lama Anda berlayar dengan menggunakan perahu Pinisi.
Jika Anda mengikuti Open Trip di mana Anda akan bergabung dengan wisatawan lain di kapal Pinisi dan bersama-sama dalam satu tim mengunjungi Pulau Padar melihat sunrise, Pulau Komodo atau Pulau Rinca melihat Komodo, dan lokasi penyelaman Manta Point hingga menyaksikan ribuan kalong saat sunset.
Sebagai gambaran untuk paket 1 malam dua 2 hari dengan harga sekitar Rp2,5 jutaan berangkat dari pelabuhan Bajo dengan naik Perahu Pinisi di di dalam kapal berkapasitas 14 wisatawan dengan satu pemandu wisata dan 5 awak kapal termasuk dokumentasi, hingga nahkoda dan juru masak.
Dari biaya itu wisatawan sudah mendapatkan makan sebanyak 4 kali, minuman ringan, minum kopi hingga biaya tiket masuk seluruh destinasi hingga dokumentasi foto, video drone hingga seorang pemandu wisata.
Begitu juga jika Anda ingin melakukan perjalanan ke kawasan kampung Adat di Wae Rebo Anda juga bisa mengakses biro travel yang ada, karena paket ke rumah Adat cukup jauh dari Labuan Bajo.
Selain menempuh perjalanan sekitar 80 km dengan angkutan yang disediakan travel Anda perlu persiapan melakukan tracking berjalan kaki naik bukit dengan perjalanan 3-4 jam lamanya.
Biasanya paket ke Wae Rebo wisatawan dijak menginap satu malam dengan tidur bersama wisatawan lain di rumah Adat Wae Rebo termasuk makan dua kali kemudian kembali tracking untuk meninggalkan rumah adat dan melakukan perjalanan cukup jauh dan menantang.
Untuk perjalanan ke kawasan wisata ini dibutuhkan waktu yang cukup panjang setidaknya dua hari satu malam, termasuk bermalam di kampung rumah Adat Wae Rebo, Anda perlu persiapkan perlengkapan khusus karena berada di kawasan udara dingin bisa mencapai 14 derajat selcius. **

