KITAINDONESIASATU.COM – Iran berpotensi mendapatkan aliran investasi besar setelah kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS) membuka peluang pemulihan ekonomi.
Dana swasta senilai sekitar US$ 300 miliar atau setara Rp 5.310 triliun disiapkan untuk mendukung pembangunan kembali berbagai sektor strategis di negara tersebut.
Dana Besar untuk Bangkitkan Ekonomi Iran
Skema investasi tersebut dirancang melalui Reconstruction and Development Fund yang berasal dari kontribusi sektor swasta, bukan bantuan pemerintah.
Sejumlah investor dari berbagai kawasan disebut telah menyatakan kesiapan untuk ikut mendanai proyek pemulihan Iran.
Dana itu akan diarahkan ke sektor penting seperti energi, transportasi, manufaktur, hingga logistik. Proyek yang masuk dalam rencana pembangunan mencakup fasilitas industri, infrastruktur publik, kilang minyak, serta berbagai aset yang terdampak konflik.
Kesepakatan damai antara AS dan Iran juga berkaitan dengan pembukaan kembali jalur perdagangan penting seperti Selat Hormuz.


