KITAINDONESIASATU.COM – Harapan Tim Nasional Bola Basket U18 Putra Indonesia untuk tampil di ajang Piala Asia U18 FIBA 2026 harus kandas secara menyakitkan. Bermain di hadapan publik Thailand pada semifinal kualifikasi zona SEABA, Sabtu, Garuda Muda dipaksa menyerah dengan skor 50-68 di Gimnasium Chan Ka Pho, Krabi.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Ismael. Pasalnya, hasil tersebut langsung menutup peluang Indonesia melaju ke putaran final Piala Asia U18 FIBA 2026 di Ahmedabad, India. Berdasarkan regulasi FIBA, hanya dua tim yang berhasil menembus partai final kualifikasi SEABA yang berhak mengamankan tiket ke turnamen bergengsi tersebut.
Hasil pahit ini terasa semakin menyakitkan karena Indonesia sebelumnya tampil meyakinkan di fase grup. Garuda Muda membuka perjalanan dengan kemenangan telak 89-35 atas Laos, sebelum kembali menunjukkan taringnya dengan menumbangkan Malaysia 65-55. Namun laju impresif itu akhirnya terhenti di tangan Thailand.
Sejak awal pertandingan, Indonesia sudah menghadapi tantangan berat. Para pemain Thailand tampil dominan dengan keunggulan postur dan kecepatan yang membuat Garuda Muda kesulitan mengembangkan permainan. Meski sempat memberikan perlawanan sengit, Indonesia menutup kuarter pertama dalam posisi tertinggal tipis 14-15.
Memasuki kuarter kedua, tekanan Thailand semakin tak terbendung. Serangan-serangan cepat serta dominasi di area paint membuat tim tuan rumah perlahan menjauh. Indonesia pun tertinggal cukup jauh 22-32 saat turun minum.
Situasi semakin rumit selepas jeda. Andalan Indonesia, Jaya James Bayuntara, yang selama ini menjadi mesin poin tim, dibuat frustrasi oleh rapatnya pertahanan Thailand. Akibatnya, Garuda Muda gagal memangkas ketertinggalan dan justru semakin tertinggal 33-50 hingga akhir kuarter ketiga.
Pada kuarter penentuan, Indonesia berusaha bangkit. Namun selisih angka yang terus berada di atas dua digit membuat perjuangan Garuda Muda semakin berat. Hingga peluit akhir dibunyikan, Thailand memastikan kemenangan meyakinkan dengan skor 68-50 sekaligus mengubur mimpi Indonesia tampil di panggung Asia.
Bintang kemenangan Thailand adalah Ronnie Allsopp yang tampil gemilang dengan torehan 16 poin, satu rebound, dan dua assist. Sementara dari kubu Indonesia, kapten Steven Sebastian menunjukkan semangat juang luar biasa lewat catatan double-double, yakni 12 poin dan 10 rebound, ditambah satu assist.
Meski gagal meraih tiket ke Piala Asia U18 FIBA 2026, perjuangan Garuda Muda belum sepenuhnya berakhir. Indonesia masih akan menjalani laga perebutan posisi ketiga kualifikasi SEABA menghadapi Malaysia pada Minggu (14/6), dalam upaya menutup turnamen dengan hasil yang lebih membanggakan. (*)


